KABAR PASAR 19 JULI: Tenaga Baru Pacu Ekonomi, Komitmen Investasi Kendaraan Listrik Capai Rp100 Triliun

Berita mengenai pemangkasan suku bunga acuan BI dan investasi pengembangan kendaraan listrik menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (19/7/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 19 Juli 2019  |  08:33 WIB
KABAR PASAR 19 JULI: Tenaga Baru Pacu Ekonomi, Komitmen Investasi Kendaraan Listrik Capai Rp100 Triliun
Pengunjung memadati arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, di Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai pemangkasan suku bunga acuan BI dan investasi pengembangan kendaraan listrik menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (19/7/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Tenaga Baru Pacu Ekonomi. Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 0,25 basis poin menjadi 5,75% akan memperkuat transmisi kebijakan moneter yang akomodatif, sekaligus menjadi tenaga baru bagi pertumbuhan ekonomi. (Bisnis Indonesia)

Sensasi Mobilitas Masa Depan. Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, salah satu ajang pameran terbesar dan paling ditunggu, telah resmi dibuka Kamis (18/7) kemarin. Mengusung tema Future In Motion, inilah salah satu barometer industri otomotif Indonesia. (Bisnis Indonesia)

Komitmen Investasi Kendaraan Listrik Capai Rp100 Triliun. Komitmen investasi pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air bisa mencapai Rp100 triliun dalam 5 tahun mendatang. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dua pabrikan otomotif, yaitu PT Toyota Manufacturing Motor Indonesia dan PT Hyundai Motor Indonesia, siap berinvestasi di Indonesia, terutama di sektor kendaraan listrik dengan nilai total Rp50 triliun. (Bisnis Indonesia)

Ekonomi Masih Melaju. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih berada pada jalur positif kendati kinerja ekspor masih belum menggembirakan. Hingga akhir tahun, Bank Indonesia memprediksi ekonomi akan berada di titik tengah kisaran 5%—5,4%. (Bisnis Indonesia)

IFRS Takkan Guncang Asuransi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan International Financial Reporting Standards (IFRS) bukan ‘bom waktu’ dan tidak akan mengguncang industri asuransi di Tanah Air. (Investor Daily)

Pasar Saham Merespon Dingin Penurunan Bunga. Tidak ada gegap gempita di pasar saham kendati Bank Indonesia (BI) mengabulkan harapan para pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis ke posisi 0,14% ke level 6.403,29. (Kontan)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Suku Bunga, GIIAS 2019

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top