Pasar Pergudangan Bertumbuh, Mega Manunggal Terus Berekspansi

Mega Manunggal terus melakukan ekspansi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) guna menyerap permintaan pasar ke depan. 
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  06:46 WIB
Pasar Pergudangan Bertumbuh, Mega Manunggal Terus Berekspansi
Ilustrasi - mmproperty.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pemain di bisnis pergudangan modern, PT Mega Manunggal Property Tbk. siap dalam menyambut pertumbuhan permintaan pasar yang semakin bertumbuh dengan terus berekspansi.

General Manager Corporate Finance & Investor Relations PT Mega Manunggal Property Tbk. Asa Siahaan mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan ekspansi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) guna menyerap permintaan pasar ke depan. 

 "[Saat ini] lebih dari 40 tenant yang menyewa, sudah terisi 300.000 meter [persegi], dan kami tengah membangun 100.000 meter persegi lagi," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (17/7/2019).

Asa mengatakan bahwa penyewa-penyewa yang mendominasi persewaan gudang di kawasan perusahaannya adalah para fast moving consumer good, logistik, dan perdagangan-el.

"Kami lihat minat pasar tinggi sehingga pasokan sudah hampir penuh dan para tenant terus mengharapkan spesifikasi pergudangan modern yang lebih baik," tuturnya.

Sebelumnya, pengembang bisnis pergudangan melihat saat ini banyak perusahaan yang masuk ke dalam bisnis tersebut seiring dengan berkembangnya logistik daring.

Direktur Kawasan Pergudangan Daan Mogot Eraprima Effendy Tanuwidjaja mengatakan bahwa pihaknya melihat prospek potensial yang baik pada sektor pergudangan beberapa tahun ke depan.

Pasalnya, perusahaan asing dan lokal sudah mulai melakukan ekspansi bisnis logistik yang langsung melakukan pendistribusian kepada konsumen sehingga hal itu dapat menekan biaya dan membantu pendistribusian yang lebih cepat.

"Saat ini semakin banyak perusahaan yang mulai masuk dalam sektor pergudangan modern. Kini, online logistic menjadi tulang punggung sistem peredaran barang secara langsung," tutur Effendy kepada Bisnis, Rabu (17/7/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pergudangan, logistik

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top