Pasar Properti Kelas Menengah Atas Mulai Bangkit, Apa Pemicunya?

Pengembang Properti PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) bakal menjual hunian pada klaster Morizen dengan harga mulai dari Rp3,10 miliar per unit pada Agustus mendatang. Apa kata pemasar?
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 12 Juli 2019  |  06:28 WIB
Pasar Properti Kelas Menengah Atas Mulai Bangkit, Apa Pemicunya?
Proyek rumah mewah. - Ilustrasi/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang Properti PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) bakal menjual hunian pada klaster Morizen dengan harga mulai dari Rp3,10 miliar per unit pada Agustus mendatang. Apa kata pemasar?

Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan mengatakan bahwa pasar menengah atas hingga atas sangat memungkinkan muncul kembali ke permukaan pascapeluncuran relaksasi fiskal baru-baru ini.

"Hal ini menjadi salah satu pengaruh dari adanya relaksasi pajak yang telah dikeluarkan pemerintah, karena memang [sebelumnya] besar sekali pajaknya," tuturnya kepada Bisnis, Kamis (11/7/2019).

Hal ini, tuturnya, menjadi pengaruh dari adanya relaksasi fiskal yang telah dikeluarkan.

Di sisi lain, menurut Ike, berdasarkan survei rumah.com, hingga kuartal kedua 2019, harga tanah atau rumah yang menduduki peringkat tertinggi dalam pencarian rumah di kisaran harga Rp400 juta hingga Rp700 juta.

Ike mengatakan bahwa pihaknya masih belum melihat adanya perubahan secara signifikan dalam pencarian hunian di lamannya. "Market lain memang agak slow tergantung menyasar dan strateginya seperti apa," ujarnya.

Namun, kata Ike, dimungkinkan akan adanya penyerapan pasar pada pasar menengah hingga atas beberapa tahun ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah mewah, rumah.com, summarecon agung

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top