JAS Airport Services Jadi Mitra Cargolux, Potensi Angkut 300 Ton/Bulan

JAS Airport Services (JAS) berhasil menjadi mitra maskapai kargo Eropa, Cargolux, dengan potensi pengangkutan hingga 300 ton per bulan dan membantu upaya ekspansi maskapai asal Eropa tersebut.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  17:37 WIB
JAS Airport Services Jadi Mitra Cargolux, Potensi Angkut 300 Ton/Bulan
Ilustrasi - Situasi di Kantor Dokumen Ekspor PT JAS Airport Services. Perusahaan berniat menambah kapasitas penyimpanan barang sebesar 25% hingga akhir 2018. - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA - JAS Airport Services (JAS) berhasil menjadi mitra maskapai kargo Eropa, Cargolux, dengan potensi pengangkutan hingga 300 ton per bulan dan membantu upaya ekspansi maskapai asal Eropa tersebut.

Presiden Direktur JAS Airport Services Adji Gunawan mengatakan, penerbangan terjadwal Cargolux yang dilayani adalah rute Luxembourg--Jakarta sebanyak satu kali dalam sepekan (tiap Senin). Cargolux merupakan maskapai kargo Eropa pertama yang memasuki Indonesia.

“Ini merupakan kontrak bisnis pertama yang diraih JAS pada 2019. Suatu kebanggaan bagi kami dapat terpilih dalam memberikan layanan ramp dan cargo handling bagi maskapai kargo terbesar Eropa ini," kata Adji dalam siaran pers, Senin (24/6/2019).

Dia menambahkan Cargolux, maskapai satu-satunya yang terbang antara Eropa dan Indonesia, bisa mengangkut kargo sampai 200 hingga 300 ton per bulan. Cargolux melakukan terbang perdana dan tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta hari ini, Senin (24/6/2019) dan disambut dengan water salute

Selanjutnya, JAS akan melakukan proses loading/unloading pesawat freighter Boeing 747F yang menbawa total kargo seberat 77,395 ton,  mengangkut 25 ekor kuda dan berbagai suku cadang. Adapun, Cargolux juga merupakan anggota Asosiasi Maskapai Eropa (AEA) dan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

Head Corporate Communications Cargolux Sigurdardottir Moa menilai, pengalaman JAS selama 35 tahun lebih dalam menangani ground dan cargo handling berbagai pesawat freighter menjadi alasan utama kerja sama. JAS juga memiliki sertifikasi IATA Safety Audit for Ground Operations (ISAGO) dan sertifikat RA3 yang sesuai aturan Uni Eropa.

"Sebelumnya, JAS telah sukses menangani pesawat carter kami ke Jakarta sebanyak empat kali terkait Asian Games 2018. Saat itu, kami mengangkut banyak kuda, dan fasilitas gudang JAS juga lengkap," kata Moa.

JAS memang melengkapi fasilitas gudangnya dengan pemantauan CCTV, fasilitas penanganan cepat (rush handling), ruang dingin (cold storage), strong room, penyimpanan barang berbahaya, ruang hewan (pet shelter), dual X-Ray dan asuransi kargo. JAS bahkan juga memiliki aplikasi Playstore yaitu JAS Cargo Apps untuk memudahkan pelanggan memantau pengiriman barang.

Moa menjelaskan, Jakarta telah menjadi tujuan ke-16 dari jaringan Asia Pasifik (APAC) Cargolux karena Jakarta dianggap sebagai salah satu pintu gerbang utama untuk produk-produk Eropa yang ditujukan untuk pasar Asean. Cargolux memiliki jaringan seluruh dunia yang mencakup lebih dari 75 tujuan.

"Sebelumnya kargo diangkut melalui jaringan kami di Malaysia atau Singapura. Seiring dengan meningkatnya permintaan dari para pelanggan di Jakarta, kami percaya ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan ekspansi jaringan ke Jakarta," ujarnya.

Komoditas kargo impor biasanya meliputi peralatan minyak dan gas, mesin dan suku cadang, barang berbahaya, hewan hidup, bahan baku, bahan mudah rusak, pakaian serta kargo konsolidasi. Sedangkan untuk kargo ekspor, Cargolux mengangkut mesin pesawat terbang, mesin industri, pakaian, alas kaki, farmasi, serta peralatan minyak dan gas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kargo, jas airport services, cargolux

Editor : Yusuf Waluyo Jati
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top