Pesanan Meroket 540 Persen, OYO Hotels Siap Pimpin Pasar Jabar

Sejak resmi beroperasi di Bandung pada Januari 2019, OYO Hotels & Homes, jaringan hotel terbesar ke-6 di dunia, berhasil mencatatkan prestasi mencengangkan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 21 Juni 2019  |  11:04 WIB
Pesanan Meroket 540 Persen, OYO Hotels Siap Pimpin Pasar Jabar
Ilustrasi - OYO Hotels & Homes - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sejak resmi beroperasi di Bandung pada Januari 2019, OYO Hotels & Homes, jaringan hotel terbesar ke-6 di dunia, berhasil mencatatkan prestasi luar biasa. Tercatat, selama Ramadan dan libur Lebaran 2019, OYO mengalami kenaikan pemesanan di Bandung mencapai 540% dibandingkan dengan libur Natal dan Tahun Baru 2018.

 

Sebagai salah satu destinasi tujuan wisata favorit masyarakat Jabodetabek, Bandung menjadi 3 besar kota yang paling sering dipesan di Indonesia selain Jakarta dan Surabaya, dengan pemesanan terjadi sebanyak 44,000 kali selama Ramadan dan libur Lebaran 2019, dan rata-rata pemesanan terjadi setiap 1 menit.

 

Tren pemesanan itu tetap berlanjut hingga musim libur Lebaran usai, bahkan hingga 2 pekan setelah Lebaran. Secara nasional tingkat okupansi hotel-hotel OYO tetap menunjukkan angka yang menjanjikan.

 

Hingga saat ini di Bandung, OYO telah mengoperasikan 15 hotel, dengan lebih dari 610 kamar eksklusif dan 40 OYOpreneurs atau pegawai OYO yang kini telah mengembangkan jaringan kemitraannya di Bandung dengan lebih dari 40 hotel dan 1,522 kamar serta 90 OYOpreneurs per Mei 2019.

 

Adapun, mulai Maret 2019, jaringan OYO telah berekspansi di tujuh kota lainnya di Jawa Barat seperti Sukabumi, Cianjur, Pangandaran, Pelabuhan Ratu, Cirebon, Garut, dan Tasikmalaya. Selain itu, 80% hotel OYO yang ada di wilayah Jawa Barat ini mendapat rating 8 ke atas di berbagai platform pemesanan hotel.

 

Region Head Java OYO Indonesia Bayu Seto mengatakan bahwa OYO membangun bisnis di Bandung dengan sangat memperhatikan nilai-nilai lokal. OYO juga mengutamakan pemahaman akan dinamika dan kultur masyarakat lokal untuk memastikan layanan terbaik bagi para tamu dan mitranya.

 

“Kami bangga karena memiliki tim lokal di Bandung yang membuat kami semakin yakin dalam memahami pasar Bandung, mengidentifikasi masalah yang perlu dipecahkan, dan menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikannya,” katanya dalam siaran resmi, Kamis (20/6/2019).

 

Bayu melanjutkan, selain kekuatan dalam mengembangkan talenta lokal, ada dua pilar lain yang turut mendorong pertumbuhan pesat OYO di Bandung, yaitu kredibilitas yang telah terbukti dalam memastikan kepuasan tamu dan pemilik aset, serta komitmen untuk berinvestasi terhadap perbaikan infrastruktur.

 

“Kami berinvestasi sebesar US$100 juta khusus di pasar Indonesia. OYO menggunakan investasi tersebut guna terus meningkatkan kualitas aset di Indonesia, termasuk di kota Bandung dan Jawa Barat,” sambungnya.

 

Sebagai jaringan Hotel terbesar ke-6 di Dunia, OYO juga memiliki berbagai kategori akomodasi yang diciptakan khusus untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan. Di Bandung sendiri, terdapat beberapa kategori akomodasi OYO seperti OYO, Capital O, Flagship, dan Collection-O. 

 

Selain itu, secara nasional, OYO yang sudah hadir di lebih dari 52 kota di Indonesia dengan 550 hotel dan lebih dari 12.250 kamar, memperlihatkan kenaikan tren pemesanan kamar yang signifikan mencapai 406% selama Ramadan dan libur Lebaran 2019, dibandingkan libur Natal dan Tahun baru 2018. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti, OYO Hotels & Homes

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top