Pembebasan Lahan Tol Jakarta Cikampek II Tuntas 2020

Pembebasan lahan menjadi prioritas perseroan untuk dituntaskan. JJS juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk agar proses pembebasan lahan bisa clean and clear sehingga proyek bisa rampung sesuai target pada 2021.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 20 Juni 2019  |  15:10 WIB
Pembebasan Lahan Tol Jakarta Cikampek II Tuntas 2020
Sejumlah kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), anak usaha PT Jasa Marga Tbk. menargetkan proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan bisa rampung pada 2020.

Direktur Utama PT JJS Dedi Krisnariawan Sunoto mengatakan saat ini proses pembebasan lahan di paket 3 telah dimulai dan pada akhir Juni 2019 masyarakat sudah mendapat pembayaran uang ganti rugi. Dia menambahkan, pengadaan lahan dari pembebasan lahan milik masyarakat mencapai 55% dari kebutuhan sedangkan 45% lainnya menggunakan lahan milik negara.

Dedi menerangkan, lahan negara yang digunakan untuk pembangunan paket 3 sepanjang 27,85 kilometer terdiri dari lahan yang dikelola Jasa Marga, lahan milik Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, dan lahan Perhutani.

"Pengadaan lahan di luar 45% memasuki proses musyawarah dan direncanakan UGR dapat dimulai untuk dibayarkan pada akhir bulan Juni 2019 dan kita targetkan penyelesaian untuk pembebasan lahan sampai dengan tahun 2020,” jelas Dedi dalam siaran pers, Kamis (20/6/2019).

Dia mengimbuhkan, pembebasan lahan menjadi prioritas perseroan untuk dituntaskan. JJS juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk agar proses pembebasan lahan bisa clean and clear sehingga proyek bisa rampung sesuai target pada 2021.

Untuk diketahui, JJS telah memulai konstruksi di seksi 3 sejak Mei 2019. Paket ini menghubungkan Taman Mekar dengan Sadang. Adapun dua seksi lainnya yaitu seksi 1 (9,3 kilometer) dan seksi 2 (24,85 kilometer).

Terkait dengan pembebasan lahan, JJS menggelar musyawarah pada18-19 Juni 2019 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Saat ini, pengadaan tanah sudah memasuki tahap pelaksanaan sebanyak 177 bidang dari 288 bidang. Jumlah itu terdiri dari 104 bidang di Desa Mulyamekar dan 73 bidang di Desa Cigelam.

Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR Nurbaiti mengatakan masyarakat sangat antusias mengikuti musyawarah dan 90% setuju menerima ganti rugi dalam bentuk uang tunai. “Target akhir Juni 2019, masyarakat sudah menerima UGR-nya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, jalan tol Japek II Selatan dibangun untuk memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta Menuju Cikampek. Dengan demikian, efisiensi tersebut dapat memangkas biaya logistik karena distribusi barang antar dua kota tersebut lebih cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembebasan lahan, proyek tol, tol cikampek

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top