Mandatori B30 Dorong Pengusaha Tambah Pabrik Biodiesel Baru

Rencananya tahun ini akan ada tambahan dua pabrik baru yang memproduksi biodiesel berkapasitas total 1 juta kiloliter. Adanya pabrik baru ini akan menambah kondisi eksisting yang saat ini telah ada 19 pabrik dengan kapasitas total 12 juta kiloliter.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  15:27 WIB
Mandatori B30 Dorong Pengusaha Tambah Pabrik Biodiesel Baru
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (kedua kiri) dan Kepala BPPT Hammam Riza (kanan) mengisikan bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia menilai pengusaha semakin tertarik membangun pabrik biodiesel menyusul penerapan mandatori B30 pada 2020.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) MP Tumanggor mengatakan rencananya tahun ini akan ada tambahan dua pabrik baru yang memproduksi biodiesel berkapasitas total 1 juta kiloliter. Adanya pabrik baru ini akan menambah kondisi eksisting yang saat ini telah ada 19 pabrik dengan kapasitas total 12 juta kiloliter.

Menurutnya, pengusaha menilai dengan tingkat mandatori yang naik menjadi 30 persen pada 2020, kebutuhan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) yakni produk esterifikasi dari crude palm oil (CPO) akan semakin meningkat. Diprediksi, dengan penerapan mandatori 30 persen pada 2020, produksi B30 akan mencapai 9 juta kiloliter pada 2019. Serapan CPO untuk biodiesel pun akan meningkat sekitar 10 persen dari kondisi tahun lalu.

Tumanggor mengatakan pabrik yang rencananya berdiri tersebut berada di Kalimantan Timur. "Saya dengar dua pabrik, jadi pengusaha lihat ada prospek," katanya, Kamis (13/6/2019).

Pada 2015, kebutuhan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) untuk produksi bahan bakar mencapai 1,5 juta ton dengan tingkat mandatori sebesar 15 persen. Pada 2018, jumlah ini terus meningkat hingga mencapai 5,7 juta ton dengan adanya perluasan intensif ke sektor Non Public Service Obligation (PSO) dan tingkat mandatori sebesar 20 persen.

Saat ini produksi CPO Indonesia mencapai 41,6 juta ton. Pada kurun waktu 2014 – 2018, produksi CPO meningkat 29,5 persen setiap tahunnya.

Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana mengharapkan dari mandatori B30 ini, konsumsi domestik biodiesel dalam negeri pada 2025 akan meningkat hingga mencapai 6,9 juta kilo liter. Adapun konsumsi domestik biodiesel pada 2018 telah mencapai 3,8 juta kilo liter atau naik 45 persen dibandingkan 2017. Pada 2018 produksi B20 mencapai 6,01 juta KL meningkat 82,12 persen dibanding 2014 sebesar 3,30 juta KL.

"Kita mau nyoba B30 karena keinginan pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatannya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Biodiesel, Mandatori B20

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top