Lebaran 2019, Kementerian ESDM Klaim Pasokan Energi Nasional Aman

Kementerian ESDM memastikan kondisi listrik, pasokan bahan bakar minyak (BBM), dan liquified petroleum gas (LPG) Nasional dalam kondisi aman menjelang perayaan Idulfitri 1440 H.
Lebaran 2019, Kementerian ESDM Klaim Pasokan Energi Nasional Aman
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  20:57 WIB
Lebaran 2019, Kementerian ESDM Klaim Pasokan Energi Nasional Aman
Petugas SPBU mengisi BBM kendaraan di daerah Sumsel. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian ESDM memastikan kondisi listrik, pasokan bahan bakar minyak (BBM), dan liquified petroleum gas (LPG) Nasional dalam kondisi aman menjelang perayaan Idulfitri 1440 H.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama ESDM Agung Pribadi mengatakan bahwa dengan ketersediaan pasokan energi yang aman, masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri serta menikmati liburan panjang pekan ini dengan tenang.

“Tim posko nasional sektor ESDM melaporkan kondisi BBM Nasional baik Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo memiliki stok normal dengan batas antara 20—49 hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/6/2019).

Menurut Agung, peningkatan penggunaan Pertamax Turbo menjadi penyumbang terbesar dari kenaikan penggunaan BBM sebesar 30,86%.

Kemudian, diikuti oleh Pertamax Akra 12,18%, Pertalite 1,94%, sedangkan untuk BBM jenis Premium mengalami penurunan 4,06%.

Untuk kondisi LPG dan BBG juga dalam kondisi aman dari stok sebesar 396.256 MT, realisasi 17.157 MT dengan coverage days selama 18 hari, sedangkan untuk BBG mempunyai stok 184.500 M2 dengan realisasi 21.213 M2.

Selanjutnya, pada sektor ketenagalistrikan, posko nasional sektor ESDM melaporkan bahwa kondisi ketenagalistrikan nasional aman, dengan daya mampu pembangkitan PLN sebesar 41.709,61 MW, beban puncak 28.462,84 MW, dan cadangan sistem sebesar 13.246,77 MW atau 46,54%.

Status per 3 Juni, terdapat 19 wilayah dengan cadangan cukup, dua daerah dengan kondisi siaga (Nias dan Bima), dan 1 daerah kondisi defisit (Lombok, pemadaman bergilir).

Sementara itu, untuk kondisi kebencanaan, Posko melaporkan terdapat 69 jumlah gunung aktif, 48 gunung api dalam kondisi normal, 16 gunung api pada level waspada, 4 gunung api pada level siaga.

Adapun, untuk gerakan tanah/longsor terjadi di jalan nasional Padang- Solok dan gempa bumi terdapat di Blang Pidie, Aceh Barat, Nias Selatan, dan Maluku.

Guna melakukan pemantauan atas pasokan energi selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1440 H , Agung menuturkan bahwa Kementerian ESDM membuka posko nasional sektor ESDM yang mulai berlaku efektif pada H-15 sampai dengan H+13 lebaran, yaitu mulai 21 Mei 2019 hingga 21 Juni 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
energi, listrik, BBM

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top