GMF AeroAsia Jamin Pasokan Suku Cadang Selama Angkutan Lebaran

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. telah mempersiapkan penunjang operasional penerbangan hampir di seluruh bandara di Indonesia.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  17:18 WIB
GMF AeroAsia Jamin Pasokan Suku Cadang Selama Angkutan Lebaran
Ilustrasi - Petugas Garuda Indonesia Maintenance Facilities (GMF AeroAsia) memeriksa hidrolik pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 - 300ER. - Antara/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. telah mempersiapkan penunjang operasional penerbangan hampir di seluruh bandara di Indonesia sejak 26 Mei sampai dengan 16 Juni 2019.


Plt. Direktur Utama GMF Tazar M. Kurniawan menerapkan beberapa strategi operasional dalam menghadapi lonjakan penerbangan arus mudik, di antaranya dengan melakukan persiapan lebih awal melalui pemeriksaan kesehatan pesawat dan penyediaan suku cadang.


“Kami memastikan keperluan suku cadang dapat tercukupi dengan persediaan yang ada. Untuk suku cadang dengan periode fast moving langsung kami sediakan di gudang yang berada di area apron bandara agar mempercepat akses pada material yang dibutuhkan," kata Tazar dalam siaran pers, Senin (27/5/2019).


Dia menambahkan, dari aspek ketersediaan sumber daya, GMF melakukan penambahan dukungan teknisi di lini operasi baik di Cengkareng maupun 70 bandara yang dilayani GMF untuk menunjang kebutuhan operasional penerbangan selama periode ini yang siap melayani 24 jam/7 hari seminggu.

 

Pihaknya juga bekerja sama dengan operator logistik lokal dalam hal pengiriman suku cadang yang diperlukan, terlebih lagi untuk pesawat yang berada dalam keadaan tidak dapat berangkat karena alasan teknis Aircraft on Ground (AOG).


Tazar menuturkan sebelumnya GMF juga sudah melakukan beberapa peningkatan pada program perawatan berat pesawat Garuda, Citilink, Sriwijaya dan Nam Air.

 

Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi pesawat on the ground selama periode tersebut. Khusus untuk armada Garuda, Citilink, Sriwijaya dan Nam Air, GMF menargetkan sebesar 100% ketersediaan pesawat dan diharapkan tidak ada penundaan atau pembatalan penerbangan yang disebabkan oleh aspek teknik.


Lebih dari 1.500 tenaga ahli akan ditempatkan dan tersebar di lebih dari 70 bandara di seluruh Indonesia. Tenaga ahli GMF siap melayani 23.010 penerbangan yang akan dioperasikan oleh Garuda Group dan Sriwijaya Group.

 

Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 10% dibandingkan peak season lebaran tahun sebelumnya, dimana hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dukungan teknis dan kebutuhan penggantian suku cadang oleh seluruh maskapai penerbangan domestik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pesawat, suku cadang, gmf aeroasia

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top