Soal Penggusuran Rumahnya, Menteri Basuki: Tergantung Nanti Masyarakat Lain

"Saya tergantung nanti masyarakat lain, tapi saya pikir jangan karena rumah saya terus dibelokkan, No."
Krizia Putri Kinanti | 16 Mei 2019 13:10 WIB
Menteri PU Basuki Hadimuljono. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) angkat suara terkait penggusuran kediamannya karena pembangunan jalan tol Becakayu seksi 2B.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa saat ini pihak terkait sedang melakukan sosialisasi, dan ia mengikuti keputusan masyarakat lain yang juga terkena penggusuran, tetapi ia menolak dirinya dijadikan alasan.

"Saya tergantung nanti masyarakat lain, tapi saya pikir jangan karena rumah saya terus dibelokkan, No," tuturnya di Jakarta, Kamis (17/5/2019).

Menurut Basuki, pihak terkait harus mencari trase yang benar-benar optimal karena pembebasan lahan di perkotaan tidak mudah. "Jadi kalau itu nanti melalui, konsekuensinya rumah saya kena it's okay."

Sebagai informasi, Kediaman Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terletak di Komplek Perumahan PU Pengairan Rawa Semut Margahayu, Bekasi Timur yang letaknya sangat dekat dengan lokasi pembangunan tol.

Rencananya, Tol Becakayu seksi 2B ini ditargetkan akan selesai pada 2021, apabila pembebasan tanah bisa dilakukan tahun ini dan dilakukan konstruksi pada 2020.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
basuki hadimuljono

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup