Dishub Sulteng Perketat Pengawasan & Pelayanan Jelang Mudik Lebaran

Jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah terus meningkatkan layanan bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran dengan menggunakan moda angkutan darat di daerah itu.
Newswire | 13 Mei 2019 10:12 WIB
Ilustrasi - Petugas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendata hasil pemeriksaan setelah dilakukan ramp check keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di terminal Tipe A Lhokseumawe, Aceh, Minggu (10/6). Inspeksi persyaratan teknis layak jalan kendaraan itu untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan sekaligus memberikan pelayanan dan keamanan kepada pemudik. - ANTARA FOTO/Rahmad

Bisnis.com, PALU - Jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah terus meningkatkan layanan bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran dengan menggunakan moda angkutan darat di daerah itu.

"Moda angkutan ini termasuk layanan bagi masyarakat yang akan memanfaatkan mudik gratis," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan, dan Perkeretaapian Disbub Sulteng, Sumarno, di Palu, Senin (13/5/2019).

Dia mengatakan, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dimaksud, pihaknya telah melakukan rapat-rapat koordinasi dengan para penyelenggara angkutan mudik yang ada di Sulteng.
 
Menurutnya, pihaknya bekerja sama dengan seluruh instansi terkait, termasuk jajaran kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Jasa Raharja (Persero) setempat.

Sebagai contoh dengan pihak PUPR mengenai ruas jalan rawan tanah longsor agar di sediakan paling tidak alat berat di lokasi sehingga bila terjadi bencana alam longsor dengan secepatnya dapat diantisipasi sehingga tidak menghambat arus lalulintas kendaraan angkutan mudik dan balik Lebaran Idulfirtri.

Selain itu, meminta kepada pemilik perusahaan otobis (PO) angkutan kota dalam provinsi dan angkutan kota antarprovinsi (AKDP/AKAP) untuk rutin melakukan uji kelaikan kendaraan. Kendaraan-kendaraan harus dapat dipastikan beroperasi dengan baik.

Dishub juga akan melakukan tes urine bagi sopir-sopir untuk memastikan bahwa mereka tidak mengkonsumsi obat-obat terlarang yang dapat membahayakan keselamatan jiwa penumpang dan diri sendiri.

Selain itu, memberikan layanan kesehatan kepada awak angkutan dan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman mereka. "Semua itu dilakukan semata-mata untuk memberikan layanan maksimal bagi masyarakat pengguna jasa transportasi yang ada di Provinsi Sulteng," kata Sumarno.

Dia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik ke berbagai kota tujuan di dalam maupun luar Sulteng menggunakan moda angkutan darat untuk melakukan perjalanan lebih awal. Karena berangkat lebih awal akan lebih baik sebab mudah mendapatkan tiket dibandingkan mendekati Lebaran biasanya tiket keburu habis terjual.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulteng, mudik lebaran, dishub

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup