Jaringan Accor akan Operasikan 3 Hotel Baru di Jatim

Jaringan Accor Hotels di Indonesia berencana mengembangkan sedikitnya 3 hotel baru lagi di Jawa Timur meski tingkat persaingan hotel ke depan semakin ketat.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 10 Mei 2019  |  13:57 WIB
Jaringan Accor akan Operasikan 3 Hotel Baru di Jatim
/Ilustrasi

Bisnis.com, SURABAYA – Jaringan Accor Hotels di Indonesia berencana mengembangkan sedikitnya 3 hotel baru lagi di Jawa Timur meski tingkat persaingan hotel ke depan semakin ketat.

Dona Yohana, Perwakilan GM Accor Hotels Jawa Timur, mengatakan hingga saat ini Accor sudah mengoperasikan sebanyak 120 hotel di Indonesia, dan 10 hotel di antaranya ada di Jatim, yang terdiri dari 9 hotel di Surabaya baik segmen budget maupun bintang 5, serta satu hotel di Malang.

“Nah sebentar lagi ada satu hotel di Surabaya namanya Grand Mercure City Center ada di Jl. A. Yani yang akan kita operasikan sehingga totalnya menjadi 11 hotel di Jatim,” katanya seusai acara Sugeng Buko Accor, Kamis malam (9/5/2019).

Sedangkan 3 hotel lainnya yang ingin dioperasikan oleh Accor ke depan, masih dirahasiakan. Namun, lanjut Dona, lokasi hotel diperkirakan berada di daerah potensial seperti Surabaya dan Malang dengan market yang berbeda.

“Kalau di Surabaya otomatis segmentasinya adalah untuk tamu bisnis, kecuali seperti Hote Majapahit yang sudah kita manage ini lebih ke segmen leasure karena masuk heritage. Sedangkan di Malang dan Batu itu harus perpaduan segmen antara bisnis dan leasure,” imbuhnya.

Meski tingkat persaingan bisnis hotel di Jatim semakin ketat, kata Dona, Accor tetap optimistis mampu meningkatkan okupansi setidaknya tahun ini bisa mencapai 72%. Menurutnya sejauh ini, tingkat hunian hotel Accor Jatim rerata sudah di atas 70%.

“Memang betul berdasarkan data pantauan BPS, kalau rata-rata tingkat penghunian kamar hotel di Jatim itu hanya sekitar 50% -60% an, tapi kami confident karena masing-masing hotel itu punya style dan standar yang berbeda. Mungkin itu yang menjadi kelebihan Accor untuk mengikat hati tamu supaya loyal,” ujarnya.

Dona menambahkan, khusus okupansi selama momen Lebaran Accor menargetkan bisa tembus 95% seperti capaian pada momen Lebaran tahun lalu. Umumnya, pada minggu pertama Ramadhan tingkat huniannya masih sekitar 50% yang kebanyakan diisi oleh segmen pebisnis.

“Reservasi untuk Lebaran biasanya terlihat 2 minggu sebelum hari H, dan kami yakin akan maksimal karena ada libur Lebaran ditambah ada libur sekolah yang cukup panjang,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel, accor

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top