Jelajah Infrastruktur, Sopir Lintas Sumatra Rasakan Manisnya Tol

Jalan tol Trans Sumatra menjadi berkah bagi para pengemudi yang biasa menghabiskan hari-hari mereka menyusuri jalan lintas Sumatra.
Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019
Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019 - Bisnis.com 04 Mei 2019  |  20:24 WIB
Jelajah Infrastruktur, Sopir Lintas Sumatra Rasakan Manisnya Tol
Truk sarat muatan melintasi jalur lintas Sumatra Timur di Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Jumat (3/5/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019/Abdullah Azzam.

Bisnis.com, LAMPUNG TENGAH – Jalan tol Trans Sumatra menjadi berkah bagi para pengemudi yang biasa menghabiskan hari-hari mereka menyusuri jalan lintas Sumatra. Ada harapan besar ruas tol yang baru akan beroperasi secara fungsional pada masa mudik Lebaran bisa segera rampung.

Di salah satu titik rest area yang belum rampung di km 116 tol Trans Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Sugih duduk beristirahat. Dia duduk tanpa alas di balik truknya untuk menghindari sengatan matahari sore hari.

Sugih memulai perjalanannya dengan memasuki gerbang tol Lematang dan akan keluar di gerbang tol Terbanggi Besar. Dari sana, dia akan melanjutkan perjalanan ke Palembang melalui jalan lintas Sumatra.

Maklum, dua ruas tol yakni Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Pematang Panggang-Kayu Agung belum rampung 100%. Adapun konstruksi dua ruas tol tersebut ditargetkan selesai Juni mendatang.

Sugih mengatakan kehadiran ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar sangat membantu baik dari segi waktu maupun efisiensi dalam biaya operasional. Dia pun tidak ragu untuk menggunakan ruas tol tersebut dari gerbang tol Lematang.

"Motong waktunya jauh sekali. Kalau lewat lintas Sumatra bisa sampai 4 hari sampai Palembang. Kalau lewat tol sehari bisa sampai," katanya kepada Bisnis, Sabtu (4/5/2019).

Dia menuturkan lamanya perjalanan menggunakan jalan lintas Sumatra disebabkan kondisi jalan yang rusak di banyak titik. Selain itu, truknya kerap dihadang dan ditahan selama perjalanan.

"Adalah oknum yang bisa nahan truk sampai 2 hari. Alasannya jalan rusak dan saya harus nunggu atau ngasih batu untuk perbaikan jalan," tuturnya.

Sugih berharap dua ruas tol yang masih dalam pengerjaan bisa segera rampung. Dengan begitu, truknya bisa melaju hingga Kayu Agung tanpa hambatan.

Sugih hanyalah satu dari sekian banyak pengemudi yang telah merasakan manfaat tol Trans Sumatra. Harapan besar mereka gantungkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ruas-ruas lain pada tol Trans Sumatra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup