Kementerian PUPR Ambilalih Revitalisasi Pasar Dari Kemendag

Ke depannya Kementerian PUPR akan melakukan revitalisasi pasar, setelah sebelumnya untuk pembangunan pasar menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan.
Kementerian PUPR Ambilalih Revitalisasi Pasar Dari Kemendag
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 29 April 2019  |  07:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan beberapa pembangunan infrastruktur untuk mendorong investasi di Indonesia sesuai dengan RPJMN 2020-2024.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan ke depannya akan dilakukan beberapa variasi pembangunan untuk seluruh daerah di Indonesia.

"Pasar pasar kan banyak permintaan, jadi oke dikerjakan PU. Kemarin sudah mengerjakan beberapa pasa seperti yang di Bukit Tinggi dan Semarang cuma belum menjadi policy," ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Ke depannya Kementerian PUPR akan melakukan revitalisasi pasar, setelah sebelumnya untuk pembangunan pasar menjadi tanggung jawab Kementerian Perdagangan, namun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sudah berbincang dengan pihaknya dan menyerahkan pembangunan kepada PUPR.

Selain pembangunan pasar, untuk mendorong investasi di Indonesia, Kementerian PUPR juga masih akan melakukan pembangunan konektivitas di daerah-daerah, seperti pembangunan jalan di jalur Pantai Selatan (Pansela) dan pembangunan fly over.

"Yang masih perlu kan konektivitas, yang di Jatim, Pansela supaya diselesaikan. Fly over juga. Karena makin banyak orang, makin banyak lalu lintas, fly over itu makin dibutuhkan ternyata, setiap kabupaten minta," tuturnya.

Pihaknya juga memfokuskan pembangunan infrastruktur di kawasan Sumatra untuk membangun jalan bagi masyarakat."Kalau di Sumatra kami akan fokus di jalan jalan ke perkebunan, agar income petani tidak kurang."

Basuki mencontohkan daerah Bengkulu, untuk mencapai perkebunan rakyat jalan yang tersedia rusak sehingga pengeluaran transportasi tinggi dan mengurangi pendapatan petani.

Pembangunan di Sumatra terdapat pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Seperti diketahui di dalam RPJMN 2020-2024 pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,4 persen-6,17 persen, sehingga harus dilakukan berbagai dorongan Kementerian-Kementerian untuk meningkatkan investasi di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
revitalisasi pasar, fly over, basuki hadimuljono

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top