Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jakarta Pasar Utama Produk Panasonic, Surabaya Menyusul

Wilayah Jakarta menjadi pasar utama bagi penjualan PT Panasonic Gobel Indonesia.
Model memperlihatkan produk Panasonic di sela-sela Dealers Gathering di Jakarta, Rabu (11/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya
Model memperlihatkan produk Panasonic di sela-sela Dealers Gathering di Jakarta, Rabu (11/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Wilayah Jakarta menjadi pasar utama bagi penjualan PT Panasonic Gobel Indonesia.

Roberto Situmorang, Branch Manager Jakarta Major Domestic Appliances Panasonic, mengatakan bahwa Jakarta menjadi pasar utama bagi perseroan karena merupakan pusat pemerintahan, investasi, serta perdagangan.

"Kontribusi cabang Jakarta paling besar untuk Panasonic Gobel, disusul oleh Surabaya, Jawa Timur," ujarnya Selasa (9/4/2019).

Untuk memperkuat kerja sama dengan mitra dealer, perseroan mengadakan kegiatan Regional Partner Conference untuk 15 cabang secara serentak di 10 kota berbeda dalam 2 hari. Pada tahun fiskal 2019, perseroan menyiapkan serangkaian strategi bisnis baru untuk memperkuat pasar Indonesia, di antaranya melalui Hero Product serta costumer campaign Menang Bersama Panasonic.

Melalui kampanye tersebut, Panasonic mengundang masyarakat menikmati momen kemenangan dari beberapa momentum pada April hingga Juni, seperti pemilihan presiden, bulan Ramadhan, hingga Idulfitri. Masyarakat juga berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah di setiap pembelian produk Panasonic.

Perseroan juga mengembangkan teknologi terbarunya, yaitu Nanoe dan PrimeFresh, yang menekankan pada perbaikan, penciptaan, serta menjaga kualitas udara yang sehat bagi manusia. Teknologi tersebut hadir pada produk air conditioner (AC) dan lemari pendingin.

"Dengan adanya teknologi baru ini, tentu target penjualan naikkan," kata Roberto.

Seigo Saifu, President Director Panasonic Gobel Indonesia, mengatakan pihaknya melihat potensi perkembangan industri elektronik yang semakin membaik tahun ini, salah satunya adanya momentum pemilihan presiden yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kami optimistis membangun orbit baru pada tahun fiskal 2019 dan akan lebih baik dibandingkan dengan tahun fiskal 2018,” ujarnya dalam kegiatan Regional Partner Conference.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper