Jalur Penghubung Antarkabupaten di Madura Terendam Banjir

Jalur lalu lintas penghubung antarkabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, yakni di Kabupaten Bangkalan, sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (17/3/2019), tergenang banjir, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Maret 2019  |  18:36 WIB
Jalur Penghubung Antarkabupaten di Madura Terendam Banjir
Genangan banjir di Jalan Raya Blega, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. - Bisnis/Antara/Abd Aziz

Bisnis.com, BANGKALAN - Jalur lalu lintas penghubung antarkabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, yakni di Kabupaten Bangkalan, sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (17/3/2019), tergenang banjir, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu.

Genangan banjir terjadi di Jalan Raya Blega, Bangkalan, serta di sepanjang jalan raya Jrengik, Sampang, yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Bangkalan.

Di Blega, Bangkalan, genangan banjir itu terjadi akibat luapan air sungai. Air menggenangi jalan raya dengan ketinggian antara 20 dan 40 cm.

"Pengendara yang melintas sebaiknya berhati-hati, karena banjir yang terjadi di daerah padat penduduk dan di pasar tradisional Blega," kata warga setempat, Fathor Arifin, per telepon, Minggu sore.

Warga Pamekasan asal Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur itu, menuturkan meski genangan banjir tidak terlalu tinggi, beberapa kendaraan yang mencoba menerobos genangan mengalami mati mesin.

Selain di Jalan Raya Blega, genangan juga terjadi di Jalan Raya Jrengik, akibat luapan Sungai Nyiburan. Genangan banjir di Pasar Tradisional Buah Blega itu kali ketiga selama Januari hingga Maret 2019.

Pada 18 Januari 2019, kawasan itu juga dilanda banjir. Kala itu, banjir tidak hanya menggenangi jalan raya, tetapi juga perkampungan warga, seperti Kampung Laok Songai, Segit, Palanggeren, Dejeh Songai, dan Karang Kemasan.

Peristiwa kedua pada 28 Januari 2019. Kala itu, menyebabkan arus lalu lintas dari Bangkalan menuju Sampang dan sebaliknya lumpuh selama  3 jam lebih.

Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bangkalan, Kecamatan Blega satu di antara tiga kecamatan yang rawan banjir.

Dua kecamatan lainnya yang juga rawan banjir adalah Sepuluh dan Tanjung Bumi, sedangkan kawasan rawan puting beliung, meliputi Kecamatan Kota, Burneh, dan Tanah Merah.

Kawasan rawan longsor di wilayah perbukitan di Bangkalan, yakni Galis, Konang, Kokop, dan Geger, sedangkan lahan pertanian yang rawan banjir, meliputi Kecamatan Arosbaya, Klampis, Tanjung Bumi, dan Socah, serta Kamal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banjir, bangkalan

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top