Virtue Dragon Bertekad Jadi Smelter Terbesar

PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) bertekad untuk menjadi industri smelter terbesar di Indonesia dan berkelas dunia di masa mendatang.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  14:35 WIB
Virtue Dragon Bertekad Jadi Smelter Terbesar
Pekerja melakukan proses pemurnian dari nikel menjadi feronikel. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) bertekad untuk menjadi industri smelter terbesar di Indonesia dan berkelas dunia di masa mendatang.

Presiden Direktur PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Zhu Min Dong menyampaikan bahwa fasilitas smelter perusahaan memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan kemajuan Sulawesi Tenggara pada khususnya, serta umumnya bagi kemajuan Indonesia.

"Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting dalam menunjang kinerja perusahaan," ujarnya seperti dikutip keterangan pers Kemenperin, Senin (25/2/2019).

Untuk itu, perusahaan terus melakukan peningkatan keterampilan dalam bidang smelter nikel, salah satunya adalah dengan memberangkatkan putra-putri daerah terbaik untuk belajar di China pada tahun lalu.

Adapun, kehadiran fasilitas smelter VDNI dinilai dapat memberi efek berantai yang luas dalam berbagai aktivitas industrialisasi di banyak bidang. Salah satunya adalah penggunaan tenaga kerja kontraktor yang menjadi rekanan bagi VDNI, seperti misalnya jasa logistik, penggunaan kapal tongkang, tenaga kerja konstruksi dan bongkar muat, serta pekerja pertambangan.

Zhu Min Dong juga mengemukakan, dengan adanya fasilitas dermaga yang memiliki kapasitas hingga 2,5 juta DWT per tahun, dapat menunjang mobilitas dan mempermudah proses logistik serta pengapalan mineral hasil olahan pabriknya.

“Pada September 2017 lalu, untuk pertama kalinya kami telah melakukan kegiatan ekspor NPI sebanyak 7.733 metrik ton dengan tujuan ke China,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PT Virtue Dragon Nickel Industry

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top