Perum Perindo Fokus Bidik Pasar Ekspor Kuartal I/2019

Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) tengah fokus menggarap pasar ekspor pada kuartal pertama 2019. Tujuan ekspor utama yakni Jepang dan Amerika Serikat.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  20:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA —Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) tengah fokus menggarap pasar ekspor pada kuartal pertama 2019. Tujuan ekspor utama yakni Jepang dan Amerika Serikat.

Sejauh ini Perum Perindo berhasil menggaet perusahaan asal Osaka, Jepang yakni Alpha Marine Japindo Co. Ltd. Kedua perusahaan sepakat menjalin kerja sama jual beli ikan berjenis tuna segar loin skinless sebesar 210 ton dengan valuasi US$3,12 juta.

Kesepakatan kerja sama tersebut tertuang dalam Sales Contract yang ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda dan Presiden Direktur Alpha Marine Japindo Co. Ltd Tetsuji Okamoto pada Jumat, 22 Februari 2019 di Osaka.

Risyanto Suanda, Dirut Perum Perindo mengatakan tanda tangan kontrak dengan Alpha Marine Japindo Co. Ltd akan memperkuat posisi Perum Perindo di pasar Jepang. Pasalnya Perum Perindo juga telah lebih dulu menyuplai ikan ke perusahaan di Tokyo yakni Musashi Industry Co. Ltd.

“Suplai ke perusahaan di Tokyo berjalan awal tahun ini dan sekarang kami juga suplai ke perusahaan di Osaka. Secara bisnis, ini tentu menambah revenue dan margin Perum Perindo,” katanya, Jumat (22/2).

Dengan memasok ikan untuk kebutuhan ekspor, lanjut dia, peran Perum Perindo ke nelayan juga otomatis meningkat. Pasalnya, ikan tuna yang dijual ke Osaka dibeli dari nelayan di Ternate, Ambon, Bitung, dan wilayah-wilayah lain di Indonesia timur.

Risyanto optimistis mampu memenuhi permintaan dari Alpha Marine Japindo Co.Ltd. Dia berharap volume ekspor ke buyer luar negeri dapat ditingkatkan lebih banyak lagi.

Selain Alpha Marine Japindo Co. Ltd, Perum Perindo juga memasok ikan ke perusahaan asal Tokyo, Musashi Industry Co. Ltd. Musashi Industry meminta jenis ikan tuna loin skinless beku bervolume 600 ton dengan nilai US$3,3 juta.

Pada awal februari lalu, Representative Director Musashi Industry menyambangi Indonesia untuk melihat langsung sentra-sentra ikan Perum Perindo di Sulawesi. Tujuannya, untuk memastikan ikan yang akan diekspor ke perusahaannya dalam kondisi baik.

Selain dua perusahaan yang sudah menandatangani sales contract, satu perusahaan lagi, Company One Co., Ltd juga berniat membeli ikan dari Perum Perindo. Presiden Direktur Company One Norihiro Shimaoka menyampaikan minat impor rutin satu kontiner tuna beku per bulan melalui Perum Perindo. Minggu lalu, Shimaoka dan tim bahkan sudah datang ke kantor Perum Perindo di Muara Baru, Jakarta.

Dalam catatan Perum Perindo, transaksi ekspor ke Jepang pada 2018 sebanyak 298,7 ton atau US$4,45 juta.

Tak hanya di Negeri Sakura, pada kuartal yang sama di tahun ini, Perum Perindo menjalin kerja sama degan perusahaan yang berbasis di Negeri Paman Sam, ATA Group Companies Inc.

Keduanya sepakat bekerjasama dalam hal perdagangan dan pengembangan bisnis perikanan. ATA Group Companies Inc membeli ikan dari Perum Perindo senilai US$150 juta.

Jenis produk perikanan yang diminati yaitu kerapu, udang, kepiting dan tuna. Presiden Direktur ATA Group Companies Inc., Rajesh Tari juga telah melihat langsung sentra perikanan Perum Perindo di Lampung, Natuna, Makasar dan Cilacap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekspor perikanan, perum perindo

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top