Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Ini, Dumai Awali Perluasan Implementasi Inaportnet

Pelabuhan Dumai mulai menerapkan Inaportnet untuk menciptakan pelayanan kapal dan barang yang lebih cepat, valid, transparan, standar, dan berbiaya minimal sehingga kian berdaya saing.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 27 Januari 2019  |  20:50 WIB
Penumpang ferry domestik dari Pulau Batam dan pulau lainnya tiba di dermaga ponton Pelabuhan Pelindo I Dumai, Riau, Kamis (27/12/2018). - ANTARA/Aswaddy Hamid
Penumpang ferry domestik dari Pulau Batam dan pulau lainnya tiba di dermaga ponton Pelabuhan Pelindo I Dumai, Riau, Kamis (27/12/2018). - ANTARA/Aswaddy Hamid
Bisnis.com, JAKARTA -- Pelabuhan Dumai mulai menerapkan Inaportnet untuk menciptakan pelayanan kapal dan barang yang lebih cepat, valid, transparan, sesuai standar, dan berbiaya minimal sehingga kian berdaya saing.
 
Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Agus H. Purnomo Dumai merupakan satu dari 13 pelabuhan kelas I dan kelas II yang menjadi sasaran perluasan penerapan Inaportnet pada tahun ini. Sebelumnya, 16 pelabuhan telah menerapkan aplikasi pertukaran data dan informasi layanan kepelabuhanan itu. 
 
"Ke depan semua pelabuhan di seluruh Indonesia juga dituntut untuk menerapkannya [Inaportnet],” katanya dalam siaran pers, Minggu (27/1/2019).
 
Dia berharap penerapan digitalisasi berupa Inaportnet dapat meningkatkan daya saing  jajaran perhubungan laut beserta pemangku kepentingan dan meningkatkan kualitas produk dalam negeri, bahkan bisa meningkatkan ekspor karena biaya produksi bisa bersaing dengan produk luar negeri.
 
Lebih lanjut, Agus mengatakan penerapan Inaportnet di Pelabuhan Dumai harus didukung oleh seluruh sistem informasi lain, baik oleh sistem internal Kementerian Perhubungan yang meliputi Sistem Informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Simlala), Sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan, Sistem Navigasi, dan sistem pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP).
 
Dia menginstruksikan setiap direktorat di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut bersama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Perhubungan untuk bersinergi dan bekerja keras mewujudkan pembangunan dan pengembangan aplikasi Inaportnet yang terintegrasi dengan Simlala, SIM Kapal, dan SIM Kepelabuhanan.
 
“Adapun para Kepala Kantor UPT harus melaksanakan penerapan Inaportnet di pelabuhan secara konsisten, serta BUP agar membangun dan mengembangkan sistem di pelabuhannya yang andal dan bersinergi serta terintegrasi dengan sistem-sistem di Kementerian Perhubungan,” ujar Agus.
 
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Wisnu Handoko menyebutkan, dalam rangka penerapan sistem Inaportnet di Pelabuhan Dumai, telah dilakukan training of trainers (TOT) kepada para pegawai Kantor KSOP Kelas I Dumai dan sosialisasi eksternal kepada pengguna jasa pada 13-14 November 2018. 
 
Selanjutnya, soft launching aplikasi Inaportnet telah dilaksanakan pada 14 Desember 2018 dan pelatihan sosialisasi pemantapan penggunaan aplikasi Inaportnet kepada pengguna jasa pada 27 Desember 2018.
 
Kemudian, pada 25 Januari 2019, penandatanganan pakta integritas penerapan Inaportnet di Pelabuhan Dumai dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas Dumai, Direktur SDM PT Pelindo I (Persero), Direktur Operasional PT Pelabuhan Tiga Bersaudara, General Manager PT Pelabuhan Tiga Bersaudara, dan General Manager Pelindo I Cabang Dumai.
 
Adapun rencana penerapan Golive aplikasi Inaportnet di Pelabuhan Kelas I Dumai akan dilaksanakan mulai 1 Februari 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inaportnet
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top