Cuaca Buruk Laut Jawa, Pelayaran Diminta Waspada

Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengingatkan operator dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut di Laut Jawa untuk mewaspadai cuaca buruk.
Sri Mas Sari | 05 Januari 2019 14:06 WIB
Bisnis.com, JAKARTA -- Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengingatkan operator dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut di Laut Jawa untuk mewaspadai cuaca buruk.
 
Peringatan itu disampaikan sehubungan dengan informasi yang diumumkan Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika terkait peringatan dini gelombang tinggi yang akan terjadi di perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa, dan perairan utara Jawa Tengah.
 
Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo mengingatkan agar semua pihak mengutamakan keselamatan pelayaran.
 
"Cuaca buruk yang mengakibatkan gelombang tinggi masih terjadi di sejumlah perairan Indonesia. Ini harus diwaspadai oleh operator dan masyarakat. Selalu mengutamakan keselamatan pelayaran dan ikuti petunjuk petugas di pelabuhan," ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (5/1/2019).
 
Agus juga menginstruksikan para petugas di pelabuhan agar selalu memberikan informasi kepada calon penumpang kapal terkait kondisi cuaca dan jadwal keberangkatan kapal. Petugas juga diminta memberikan pengertian kepada calon penumpang tentang keselamatan pelayaran ketika ada penundaan keberangkatan kapal.
 
"Ini harus terus diedukasi agar masyarakat semakin sadar bahwa pemerintah sangat peduli dengan keselamatan pelayaran yang harus didukung oleh operator kapal," tutur Agus.
 
Mengutip laman BMKG hari ini, peringatan dini disampaikan sehubungan dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Katingan, Seruyan, Kotawaringin Timur, Sukamara, Kotawaringin Barat, dan Lamandau. 
 
Masyarakat juga diminta mewaspadai awan gelap (awan Cumulonimbus) yang dapat berpotensi mendatangkan hujan sedang hingga lebat, dan dapat menimbulkan angin kencang serta menambah tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top