Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Berita Populer Ekonomi, Upah Pria dan Wanita Setara 202 Tahun Lagi, Perkebunan Kakao Rakyat Butuh Perhatian

Pembahasan soal perbedaan upah pria dan wanita yang disebut memerlukan waktu hingga 202 tahun untuk setara jadi berita terpopuler di kanal Ekonomi Bisnis.com pada hari Selasa (18/12/2018).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 18 Desember 2018  |  12:01 WIB
5 Berita Populer Ekonomi, Upah Pria dan Wanita Setara 202 Tahun Lagi, Perkebunan Kakao Rakyat Butuh Perhatian
Buruh perempuan demo - Istimewa
Bagikan

1. Upah Pria dan Wanita Setara? Tunggu 202 Tahun Lagi

Ketimpangan gender global telah sedikit membaik, tetapi perbedaan-perbedaan dalam peluang ekonomi, termasuk upah antara pria dan wanita, sangat besar.

Saking besarnya, diperlukan 202 tahun untuk sepenuhnya menjembatani isu ini.

Penjelasan lebih lengkap, baca lebih lanjut di sini.

2. Defisit Neraca Perdagangan November Bengkak Hingga US$2,05 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia defisit US$2,05 miliar pada November 2018 seiring besarnya defisit di neraca migas.

Nilai defisit ini disebabkan oleh dari posisi neraca ekspor yang tercatat sebesar US$14,83 miliar atau lebih rendah dibandingkan nilai neraca impor sebesar sebesar US$16,88 miliar.

Baca selengkapnya di sini.

3. Perkebunan Kakao Rakyat Perlu Perhatian Khusus

Pemerintah dinilai perlu memberikan perhatian khusus terhadap perkebunan kakao rakyat karena produktivitasnya yang cenderung menurun dikhawatirkan berdampak pada produksi nasional.

Pengamat perkebunan Gamal Nasir mengatakan saat ini tren produksi kakao nasional meski meningkat, tapi tidak signifikan.

Baca selengkapnya di sini.

4. Neraca Dagang Kumulatif 2018 Defisit US$7,52 Miliar, Minyak Jadi Pemicu

Defisit neraca perdagangan pada November 2018 yang mencapai US$2,05 miliar makin membebani defisit keseluruhan sepanjang tahun 2018 ini yang mencapai US$7,52 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengungkapkan defisit secara kumulatif Januari-November mencapai US$7,52 miliar dibebani oleh defisit pada neraca migas yang mencapai US$12,15 miliar.

Baca selengkapnya di sini.

5. Nama Baik Rusak, Manajemen Kecam Aksi Demo Pekerja JICT

Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengecam keras aksi demonstrasi anggota Serikat Pekerja (SP) JICT yang telah merusak nama baik perusahaan.

Riza Erivan, Wakil Direktur Utama JICT, mengatakan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh SP JICT dinilai tidak profesional dan hanya berorientasi pada keuntungan sepihak.

Benarkah demikian? Baca selengkapnya di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Neraca Perdagangan upah kakao jict gender
Editor : Surya Rianto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top