Amazon Buka Kios Mini Tanpa Kasir

Raksasa ritel daring, Amazon, berusaha memperluas bisnisnya di ranah toko fisik dengan membuka toko kecil yang menjual makanan di kawasan-kawasan strategis seperti perkantoran dan rumah sakit.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 13 Desember 2018  |  08:55 WIB
Amazon Buka Kios Mini Tanpa Kasir
Pegawai Amazon memeriksa persediaan barang di gerai Amazon Go versi mini di Seattle, Washington, AS, Senin (10/12/2018). - Reuters/Lindsey Wasson

Bisnis.com, JAKARTA -- Raksasa ritel daring, Amazon, berusaha memperluas bisnisnya di ranah toko fisik dengan membuka toko kecil yang menjual makanan di kawasan-kawasan strategis seperti perkantoran dan rumah sakit.
 
Sebagai langkah awal, mereka meresmikan Amazon Go Store versi mini di kawasan Seattle, AS yang terletak tak jauh dari toko fisik utama mereka. Luasnya hanya seperempat dari toko utama yakni sekitar 41,8 meter persegi dan toko ini hanya fokus menjual salad dan makanan ringan bagi para pekerja kantor di kawasan tersebut.
 
Layaknya Amazon Go Store lain yang beroperasi di Chicago, San Francisco, dan Seattle, toko ini tidak memiliki jalur pembayaran layaknya toko konvesional. Pelanggan hanya perlu memindai ponsel pintar mereka saat masuk ke toko dan kamera akan memantau apa saja barang yang mereka ambil, kemudian menagih pembayaran ke akun kartu kredit mereka.
 
Vice Presiden Amazon Go Gianna Puerini menyebut menjual makanan melalui toko fisik kini menjadi salah satu strategi utama para peritel online top dunia untuk menggaet lebih banyak konsumen. Menurutnya, toko dengan format mini seperti yang baru diluncurkannya dapat menarik konsumen di tempat-tempat yang ramai seperti lobi kantor dan rumah sakit.
 
“Dari perspektif desain, kami ingin sesuatu yang cocok dengan ruang terbuka. Misalnya sebuah [ruang toko] yang dapat dirakit di tempat,” tutur Puerini, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (13/12/2018).
 
Dia tidak memerinci lebih lanjut di mana lokasi toko mini atau kios mereka selanjutnya bakal dibuka. Sementara ini, kios tanpa kasir pertama mereka yang terletak di Seattle hanya terbuka bagi karyawan Amazon dan tamu mereka.
 
Selain itu, Puerini juga enggan mengomentari kabar bahwa Amazon tengah mencari kesempatan untuk membuka kios tanpa kasir di bandara.
 
“Di bandara tentunya banyak orang yang harus mencari makanan dengan cepat selagi mereka terburu-buru. Jadi, ya, lihat saja nanti,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ritel modern, amazon

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top