Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Cara Arwana Citramulia Melakukan Efisiensi Energi

Pemakaian energi PT Arwana Citramulia Tbk. menurun setiap tahun melalui penerapan industri hijau.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 12 Desember 2018  |  17:18 WIB
Begini Cara Arwana Citramulia Melakukan Efisiensi Energi
/arwanacitra.com

Bisnis.com, JAKARTA—Pemakaian energi PT Arwana Citramulia Tbk. menurun setiap tahun melalui penerapan industri hijau.

Edy Suyanto, Chief Operating Officer (COO) Arwana Citramulia, mengatakan untuk menghemat pemakaian energi setiap plant atau fasilitas produksi perseroan menggunakan sistem heat recovery yang mengakses panas dari kiln dan digunakan kembali ke spray dryer.

“Dengan heat recovery, pemakaian gas dan listrik kami rata-rata turun 10%--15%. Ini sangat besar dampaknya untuk kami,” ujarnya di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Perseroan juga melakukan 4R, yaitu reduce, reuse, recycle, dan recovery secara konsisten dalam penerapan industri hijau. Tak hanya itu, penerapan industri hijau juga dilakukan pada hal-hal kecil, seperti menggunakan lampu hemat energi atau lampu LED untuk lingkungan pabrik.

Pada tahun ini, kelima fasilitas produksi emiten dengan kode saham ARNA ini mendapatkan Penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian dengan status level 5. Selain itu, plant kedua perseroan yang berada di Serang, Banten, mendapatkan Sertifikat Industri Hijau.

“Ini memang bagian program kerja kami bagaimana bisa sustain ke depan, kami harus memperhatikan circular economy. Industri hijau menjadi bagian kami untuk mewujudkan circular economy tersebut,” ujar Edy.

Adapun, Penghargaan Industri Hijau merupakan salah satu kegiatan Kementerian Perindustrian yang dilakukan setiap tahun dengan tujuan memberikan dorongan agar industri dalam negeri bisa menjadi industri yang ramah lingkungan dengan memperhatikan teknologi prosesnya.

Pada tahun ini, jumlah peserta yang mendaftarkan penghargaan industri hijau sebanyak 153 perusahaan atau meningkat 15% dari tahun sebelumnya. Jumlah penerima penghargaan juga meningkat dari 124 perusahaan menjadi 143 perusahaan atau naik 15,3%.

Dari 143 perusahaan tersebut, sebanyak 87 perusahaan dengan level 5 dan 56 perusahaan dengan level 4. Selain penghargaan industri hijau, Kemenperin juga menyerahkan Sertifikat Industri Hijau kepada perusahaan industri yang telah memenuhi Standar Industri Hijau. Pelaksanaan sertifikasi ini dimulai pada tahun lalu dengan penerima sebanyak 5 perusahaan dan pada 2018 sebanyak 9 perusahaan mendapatkan sertifikat industri hijau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arwana citramulia
Editor : Maftuh Ihsan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top