Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sentul City Belum Berencana Rilis Proyek Baru

PT Sentul City Tbk. (BKSL) belum berencana meluncurkan proyek baru pada 2019. Emiten berkode BKSL itu masih akan fokus melanjutkan pembangunan proyek yang sudah ada dari 2018.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 Desember 2018  |  19:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sentul City Tbk. (BKSL) belum berencana meluncurkan proyek baru pada 2019. Emiten berkode BKSL itu masih akan fokus melanjutkan pembangunan proyek yang sudah ada dari 2018.

Presiden Direktur PT Sentul City Tbk. David Partono mengatakan BKSL masih fokus menghabiskan produk lama seperti  Saffron Noble Residence, Opus Park, Green Mountain, Spring Mountain, dan lainnya yang berada di kawasan Sentul City, Bogor.

“Karena situasi ekonomi yang belum kondusif, ditambah adanya pemilihan presiden pada 2019, kami akan konservatif dan melangkah dengan hati-hati di tahun 2019. Kami perkirakan setelah pemilu pasar properti kembali bergairah,” kata David saat acara Public Expose pada Senin (10/12/2018).

David memaparkan perseroan menargetkan prapenjualan 2019 akan naik sebesar 15% hingga 20% dengan rasio penjualan di tahun 2019 untuk rumah tapak 50%, bangunan vertikal 30%, dan block sales (borongan) 20%. Namun jika block sales BKSL bisa dicapai pada 2019, maka marketing sales bisa jauh meningkat.

Oleh karena itu, lanjut David, BKSL akan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp500 miliar.

Sejak dikembangkan dari tahun 1993, kota mandiri (township) Sentul City telah dikembangkan seluas 1.000 hektare dari total lahan seluas 3.100 hektare.

Sejumlah fasilitas juga telah dibangun dan akan terus bertambah. Saat ini, papar dia, harga tanah residensial di kawasan Sentul City berkisar Rp7,7 juta per m2 hingga Rp 13,5  juta per m2.  Sejak 2007 hingga sekarang, harga tanah di Sentul City mengalami kenaikan rata-rata per tahun 15%.

“Kami optimistis ke depan Sentul City akan semakin berkembang. Saat ini harga tanah di Sentul City memang lebih rendah dibandingkan Tangerang dan Bekasi, tapi nanti harga tanahnya bisa lebih tinggi,” lanjut dia.

David menambahkan Sentul City akan terus aktif mencari dan juga bekerja sama dengan mitra-mitra strategis yang memiliki kompetensi dan juga rekam jejak yang kuat.

Hal itu untuk mendukung komitmen Sentul City melaksanakan pengembangan perkotaan hijau yang berkelanjutan dan inovatif guna memastikan keluarga dan masyarakat dapat secara konsisten menikmati pengalaman mereka untuk hidup, bermain, dan bekerja di Sentul City.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sentul city
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top