PLTS Rooftop Pertama Terregra Resmi Beroperasi Di Bali

Melalui anak usahanya PT Ananta Surya Kencana, Terregra tercatat mempunyai beberapa proyek PLTS rooftop lain di Bali dengan kapasitas yang lebih besar, namun baru akan dipublikasikan jika kontrak sudah ditandatangani.
M. Taufikul Basari | 07 November 2018 14:24 WIB
Waterbom Bali

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan energi terbarukan (renewable energy) PT Terregra Asia Energy Tbk. (TGRA) meluncurkan proyek listrik rooftop pertamanya di Bali.

Proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) rooftop dengan menggunakan teknologi panel surya milik TGRA secara resmi beroperasi di Waterbom Bali melalui skema business to business (B2B) pekan lalu.  Waterbom Bali sendiri dipilih perusahaan situs web perjalanan dan restoran TripAdvisor sebagai waterpark terbaik di Asia dalam 2018 TripAdvisor Traveller's Choice Award.

Dukungan TGRA untuk Waterbom di Bali itu seiring dengan keinginan manajemen PT Bali Oceanic Magic, pemilik Waterbom Bali, untuk melakukan pendekatan ramah lingkungan atau go green dalam menjalankan bisnisnya. 

“Ini merupakan projek listrik rooftop pertama kami. Terregra membuat semua peralatan dan menjual  listriknya kepada pengelola Waterboom Bali. Kerja sama ini akan berlangsung selama 20 tahun. Pembangun proyek ini sendiri dapat diselesaikan dalam waktu 3 bulan,” kata Corporate Secretary TGRA Christin Soewito dalam siaran pers, Rabu (6/11/2018). 

Melalui anak usahanya PT Ananta Surya Kencana, Terregra tercatat mempunyai beberapa proyek PLTS rooftop lain di Bali dengan kapasitas yang lebih besar, namun baru akan dipublikasikan jika kontrak sudah ditandatangani.

Christin menjelaskan bahwa bisnis teknologi panel surya saat ini masih dilakukan secara B2B karena regulasinya masih disusun oleh pemerintah. Namun Terregra tetap aktif membangun dan mengembangkan teknologi ini sehingga pada saat regulasinya sudah jelas, Terregra akan menjadi leader dan perusahaan paling besar yang memproduksi listrik dengan menggunaan panel surya.

Christin mengklaim bahwa dukungan Terregra dengan menghadirkan energi ramah lingkungan di Waterbom Bali merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan sejak awal berdiri, yaitu ingin menjadi leader di bisnis renewable energy.

Terregra juga diposisikan sebagai Independent Power Producer (IPP), yang berarti Terregra mampu membangun, mengelola, dan menghitung utilisasi penggunaan pembangkit listrik tersebut. 

Di Australia, Terregra akan mengembangkan PLTS 35 MW pada 2019. Proyek pertama dengan kapasitas 5 MW sedang dalam tahap konstruksi yang akan beroperasi pada kuartal I/2019  dengan skema penjualan langsung ke pelanggan.

Australia dipilih karena dari sisi radiasi matahari juga bagus sehingga serapan energi sinar matahari lebih maksimal. Selain itu, di Australia tidak terlalu banyak regulasi sehingga memudahkan dari sisi bisnis.

Meski begitu, pemerintah saat ini juga tengah menghitung skema harga listrik dengan teknologi PLTS Rooftop. 

Christin menjelaskan bahwa untuk di Jakarta sendiri tetap ada permintaan untuk panel surya rooftop, namun radiasi matahari cenderung kurang bagus seperti halnya di kawasan barat Indonesia. Hal itu berdampak pada serapan energi yang tidak maksimal.

Sementara itu, di kawasan timur Indonesia radiasinya cukup bagus sehingga arah pengembangan bisnis lebih ke kawasan timur. 

Menurut Christin, hal lain yang jadi tantangan adalah persepsi publik bahwa teknologi panel surya cenderung mahal. Padahal, dalam jangka panjang tekonologi ini lebih hemat dan juga sedikit perawatan.  

Teknologi PLTS rooftop sangat tepat diaplikasikan untuk area perkantoran karena dari sisi penggunaan alias peak hour lebih panjang. Saat ini, beberapa perusahaan juga sudah menggunakan teknologi rooftop panel surya dari Terregra. Skemanya Terregra membangun panel surya dan teknologinya kemudian dibeli dan dikelola penuh oleh perusahaan. 

“Kami ingin market melihat bahwa Terregra sangat komitmen dalam menjalankan apa yang sudah direncanakan,” kata Christin.

Tag : bali
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top