Kalindo Land Gandeng Bank BTN Tawarkan DP 1%

Kalindo Land menggandeng Bank BTN Cabang Cibubur untuk menawarkan hunian milenial, perumahan Grand Nusa Indah dan Permata Nusa Indah yang berlokasi di kawasan Bogor.
Maria Elena | 28 Oktober 2018 16:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kalindo Land menggandeng Bank BTN Cabang Cibubur untuk menawarkan hunian milenial, perumahan Grand Nusa Indah dan Permata Nusa Indah yang berlokasi di kawasan Bogor.

Manager Marketing Kalindo Land Cecep Prayitno mengatakan dengan harga mulai dari Rp250 juta, pihaknya bersama Bank BTN menawarkan program cukup bayar uang muka sebesar 1% dari nilai harga hunian dan besaran cicilan kredit KPR hanya berkisar Rp2 jutaan per bulan.

“Rumah dengan harga Rp250 juta itu di Permata Nusa Indah, konsumen milenial dari kalangan keluarga muda atau karyawan baru hanya perlu mencicil sekitar Rp2 jutaan per bulan.  Kami mensubsidi semua biaya proses persetujuan KPR di Bank BTN, sehingga konsumen cukup bayar uang muka 1% dari nilai harga rumah,” kata Cecep dalam rilisnya Minggu (28/10/2018).

Bank BTN sendiri mendukung program penjualan hunian untuk pasar milenial itu dengan skim KPR Gaeesss yang dikhususkan untuk pembiayaan konsumen milenial dengan suku bunga yang dikenakan 8,25% fixed selama dua tahun pertama.

Cecep mengatakan generasi milenial adalah populasi terbesar dalam peta demografi penduduk Indonesia saat ini yang belum banyak masuk sebagai pembeli properti.

Oleh karena itu, pihaknya memiliki strategi dan produk khusus untuk menarik mereka menginvestasikan dananya atau menggunakan potensi buying power mereka.

Kalindo sendiri, papar Cecep, menyediakan hunian komersial harga Rp250 juta  hingga Rp400 juta di proyek Permata Nusa Indah. Sedangkan di Proyek Grand Nusa Indah disediakan hunian tapak dengan harga berkisar Rp325 juta hingga Rp750 juta.

Kepala Kantor BTN Cabang Cibubur Dedy Lesmana menyatakan optimistis bekerjasama untuk menarik konsumen milenial di dua proyek perumahan milik Kalindo Land tersebut sehingga akan mampu menaikan angka penyaluran kredit KPR BTN.

“Dua proyek hunian milik Kalindo, seperti Grand Nusa Indah harganya masih sangat terjangkau dengan lokasi strategis dan fasilitasnya lengkap bagi calon konsumen yang baru bekerja atau keluarga baru,” kata Dedy.

Dia mengatakan salah satu karakter milenial untuk KPR Gaeess adalah proses aplikasi kreditnya yang bisa dilakukan secara online hingga proses persetujuannya lebih cepat.

Dengan begitu, kata Dedy, generasi milenial yang akrab dengan dunia digital tidak perlu merasa repot melakukan proses aplikasi manual seperti proses kredit kebanyakan selama ini.

“Mereka kalau sudah disetujui baru datang ke kantor BTN untuk melakukan proses penyerahan fisik legalitas persyaratan kredit. Untuk konsumen yang punya fixed income malah lebih dimudahkan proses persetujuan kreditnya,” papar Dedy.

Dia menjelaskan dengan cicilan Rp2 jutaan per bulan jelas ini sangat terjangkau bagi konsumen milenial yang baru masuk dunia kerja sekalipun.

Konsumen milenial yang dimaksud Dedy adalah masyarakat usia produktif dengan usia 21 tahun hingga 30 tahun. Untuk kelompok calon debitur pada usia tersebut, BTN membuat kebijakan KPR dengan tenor kredit hingga 30 tahun.

BTN Cibubur mengharapkan dua proyek Kalindo bisa mendorong menaikkan angka penyaluran KPR non subsidi (komersial) yang ditargetkan Rp600 miliar pada tahun ini.

“Selama ini kerjasama dengan proyek Kalindo cukup besar kontribusinya penyaluran KPR non subsidi. Kami membidik bisa melampaui target penyaluran hingga ke angka Rp700 miliar,” papar Dedy.

Dia berharap kerja sama pembiayaan KPR antara BTN Cibubur dengan Kalindo Land dapat terus meningkat di masa mendatang karena pola kerjasama sinergis menguntungkan ketiga belah pihak antara Pengembang, konsumen, dan perbankan sebagai penyalur KPR.

Tag : uang muka rumah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top