Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Ajak Saudi Selesaikan Pembahasan Pertamina - Aramco

Indonesia mendorong Arab Saudi menyelesaikan pembahasan kerja sama Pertamina dan Saudi Aramco dalam proyek penambahan kapasitas Kilang Cilacap.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 Oktober 2018  |  16:57 WIB
Kilang Cilacap milik Pertamina - Reuters/Darren Whiteside
Kilang Cilacap milik Pertamina - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia mendorong Arab Saudi menyelesaikan pembahasan kerja sama Pertamina dan Saudi Aramco dalam proyek penambahan kapasitas Kilang Cilacap.

"Kita tekankan pentingnya kedua belah pihak mendorong untuk menyelesaikan pending issues yang dimiliki oleh kedua negara. Salah satu pending issues yang ingin saya sebutkan antara lain terkait dengan kerja sama Aramco dan PT Pertamina untuk Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Cilacap," kata Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi usai melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Proyek RDMP yang digagas pada 2016 tersebut memang mengalami stagnasi. Saudi Aramco sebagai perusahaan mitra yang digandeng Pertamina hingga kini dikabarkan masih menimbang untuk melanjutkan proyek tersebut.

Masalah pendanaan disebut sebagai alasan pihak Aramco tak kunjung memberi kepastian. Mereka sempat diberitakan meminta penurunan keikutsertaan saham dari 45% menjadi 35%.

Pemerintah menargetkan Kilang Cilacap beroperasi pada 2023 setelah sebelumnya sempat menargetkan operasi dimulai awal 2022.

Kapasitas produksi kilang dengan nilai investasi US$4,5 miliar tersebut diperkirakan akan meningkat dari 270.000 barel per hari menjadi 370.000 barel per hari.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina saudi aramco menlu Kilang Cilacap
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top