Industri Keuangan Nonbank Siap Salurkan Bantuan Pembiayaan Sektor Pariwisata

Industri Keuangan non bank mengklaim juga dapat menyalurkan bantuan pembiayaan kepada sektor pariwisata.
M. Richard | 27 September 2018 15:01 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi, dan seluruh direksi dari perusahaan asuransi anggota konsorsium saat peluncuran produk asuransi Jaga Wisata di Jakarta, Kamis (27/9). - Bisnis/Reni Lestari

Bisnis.com, JAKARTA -- Industri Keuangan non bank mengklaim juga dapat menyalurkan bantuan pembiayaan kepada sektor pariwisata.

Project development dan advisory development PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Darwi Trisna Djajawinata mengatakan pelaku usaha dapat memanfaatkan dapat menafaatakan seluruh fasilitas pembiayaan, yaitu yang terkait infrastruktur dasar.

Pembiyaan tersebut bisa dapat disalurkan melalui kuasi ekuitas, junior loan, dan bahkan menjadi pemegang saham di proyek infrastruktur pariwisata.

Selain itu, SMI juga dapat memberikan pembiayaan langsung kepada pemerintah daerah, yang mana dapat digunakan untuk pengmbangan daerah wisatanya.

"Banyak support yang bisa kami berikan, mengingat pariwisata menjadi sektor utama bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya dalam Rapat Koordniasi Nasional Pariwisata, Kamis (27/9/2019).

Hanya saja, sebelum memberikan afirmasi dalam pembiayaan sektor indarstruktur penunjang pariwisata, SMI juga memerlukan beberapa dokumen, seperti masterplan, penilaian, tata letak dan dokumen lainnya.

Dari pihak lain, Direktur Pelaksana I Indonesia Eximbank Dwi Wahyudi mengatakan selain mendukung ekspor, perusahaan juga mempunyai misi untuk dapat mendatangkan devisa lebih banyak.

Oleh karena itu, pariwisata juga masuk dalam list sektor yang akan dikembangkan oleh Eximbaank, seperti pelaku suaha kecil dan menengah, transportasi, akomodasi, agen travel, pertunjukan dan lain-lain.

Adapun, bentuk pembiayaan yang dapat diberikan oleh eximbank adalah secara komersil atau melalui penugasan khusus.

"Eximbank seluruh dunia memang banyaknya difokuskan utnuk mengembangkan pariwisata, untuk mendatangkan devisa," ucapnya.

Adapun, saat ini Eximbank sudah memutuskan untuk penugasan khusus sebesar 1,3 triliun dengan bunga 5% untuk mata uang rupiah dan 2,5% untuk US$.

Tag : pariwisata
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top