Capitol Group Siapkan Hotel Baru di Gorontalo

Capitol Group kembali menyiapkan rencana pembangunan hotel kelas bintang tiga di Gorontalo setelah memiliki proyek pendapatan berulang di Bandung dan Bali.
Anitana Widya Puspa | 07 Agustus 2018 18:22 WIB
Show unit Capitol Suites

Bisnis.com, JAKARTA-- Capitol Group kembali menyiapkan rencana pembangunan hotel kelas bintang tiga di Gorontalo setelah memiliki proyek pendapatan berulang di Bandung dan Bali.

Tjung Su Li, Marketing Manager Capitol Group mengtakan dari 2 hotel sebelumnya, perusahaan mengelolaanya secara internal. Hal itu dikarenakan jumlah unit kamarnya yang terbatas dan tidak begitu luas ataupun tinggi.

Namun, untuk proyek hotel barunya di Gorontalo, perusahaan kemungkinan akan menggandeng operator asing. Perusahaan belum tertatik untuk memiliki manajemen pengelolaan hotel tersendiri. Pengembangan akan dilakukan setelah tahun politik.

"Karena yang sebelumnya itu hotel tapi tipe cottage. Sementara proyek baru ini lebih besar dan tinggi. Kalau kemampuan  pengelolaan sendiri kami belum kuat,"katanya Selasa (7/8/2018).

Gorontalo, kata Tjung memiliki potensi wisata laut yang menjadi sorotan sehingga bisnis perhotelan dipastikan juga ikut berkembang.

Sementara itu, hingga akhir tahun ini Capitol group akan memfokuskan 2 proyek yakni Capitol Suites di Jakarta pusat serta membangun menara ketiga Capitol Parl residence di Salemba. Penjualan Capitol Suites masih menyisakan 50% unit.

Capitol group dimiliki oleh salah satu keluarga Eka Tjipta Widjaja, pemilik Sinar Mas. Namun, perusahaan ini berdiri secara mandiri dan terpisah dengan Sinar Mas Land.

Ada satu proyek yang akan digarap Capitol bersama Sinar Mas Land di Manado. Proyek itu telah mulai groundbreaking sejak 2014 lalu. Tetapi pembangunannya masih ditunda hingga kini.

Proyek kerja sama bernama Capitol Primera City di Manado akan membuka peluang baru untuk meningkatkan perekonomian Manado ditambah dengan perkembangan yang pesat membuat wilayah tersebut membutuhkan kawasan terpadu dengan konsep modern.

Kawasan sentra bisnis ini dibangun di atas lahan seluas 15 ha tepat di jantung ibu kota provinsi Sulawesi Utara. "Semua proyek yang tertunda dan eksoansi naru akan dilakukan setelah pemilu," tekannya.

Tag : perhotelan, capitol
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top