Asian Games 2018: Kemenhub Sediakan Slot Penerbangan Tambahan

Kementerian Perhubungan mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pesawat terkait dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan menyediakan slot penerbangan ekstra untuk maskapai.
Rio Sandy Pradana | 18 Juli 2018 15:05 WIB
Anggota kepolisian satuan Anjing pelacak mengarahkan anjing pelacak di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumsel, Jumat (23/6). - Antara/Feny Selly

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pesawat terkait dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan menyediakan slot penerbangan ekstra untuk maskapai.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung perhelatan Asian Games XVIII yang akan berlangsung mulai 18 Agustus hingga awal September 2018 di Palembang dan Jakarta.

Adapun, penerbangan ekstra diberikan kepada kepada maskapai nasional dan internasional baik berjadwal maupun tidak (carter).

“Transportasi udara dipastikan menjadi yang utama untuk kedatangan dan kepulangan delegasi olahraga maupun suporter. Penerbangan ekstra diperlukan guna memperlancar pergerakan transportasi mereka," kata Agus, Rabu (18/7/2018).

Dia menambahkan penerbangan tambahan akan mengakomodasi delegasi sebanyak lebih dari 25.000 orang dari 60 negara Asia dan non Asia sebagai pemantau. Delegasi tersebut terdiri atas 14.882 atlet, official 6.000 orang, 2.000 wartawan serta para pemantau dan lainnya yang berjumlah sekitar 3.000 orang.

Menurutnya, jumlah tersebut masih bisa bertambah banyak apabila memasukkan estimasi suporter masing-masing negara atau wisatawan yang ingin merasakan atmosfer kompetisi olahraga terbesar di Asia tersebut. Diperkirakan, tamu mulai datang ke Indonesia pada 29 Juli hingga pulang kembali ke negaranya masing-masing pada 4 September 2018.

Pihaknya menilai hal tersebut bisa menjadi berkah bagi bisnis penerbangan nasional dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh maskapai dalam negeri. Maskapai diminta untuk segera melakukan kalkulasi sebelum mengajukan slot penerbangan ekstra.

Agus juga telah meminta AirNav Indonesia untuk mempersiapkan penambahan lalu lintas penerbangan. Persiapan juga mulai dilakukan oleh pengelola bandara, terutama Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, guna mendukung kenyamanan penumpang di darat.

Kemenhub juga menyiapkan beberapa bandara lain yang disiapkan sebagai pendukung seperti Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Husein Sastranegara Bandung, serta beberapa bandara lain. Inspektur dari Kantor Otoritas Bandar Udara (KOBU) yang mewakili Ditjen Perhubungan Udara di masing-masing bandara tersebut sudah melakukan inspeksi untuk memastikan kesiapan operasional dan kapasitas bandara.

Agus meminta pengelola bandara-bandara tersebut untuk mempersiapkan dan mengembangkan infrastruktur serta prosedur standar operasional untuk melayani penerbangan dan penumpang. Selain itu, mempersiapkan sarana dan prasarana pelayanan berbasis teknologi untuk melayani penumpang.

Guna memeriahkan kegiatan olahraga empat tahunan ini, lanjutnya, pengelola bandara diminta untuk melakukan publikasi, branding, hingga aktivitas terkait olahraga di bandara.

"Jangan lupa, publikasi rute-rute penerbangan ke tempat wisata di Indonesia juga perlu untuk memikat ribuan delegasi dari negara-negara Asia sehingga dampak Asian Games bisa berimbas pada perekonomian nasional," ujarnya.

Tag : Asian Games 2018
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top