Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenaikan NJOP Berdampak Kepada Pebisnis Mal

Keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menaikan Nilai Jual Objek Pengganti (NJOP) dinilai akan turut dirasakan oleh pengelola mal dan gedung.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 11 Juli 2018  |  19:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menaikan Nilai Jual Objek Pengganti (NJOP) dinilai akan turut dirasakan oleh pengelola mal dan gedung.

Vice President Coldwell Banker Dani Indra Bhatara mengatakan selain berdampak pada kenaikan harga rumah, kenaikan NJOP juga akan berdampak pada sektor bisnis dengan pendapat berulang seperti mal atau sektor bisnis yang menggunakan gedung di Jakarta.

“Dengan kenaikan NJOP berarti bayar pajak akan semakin mahal, Itu membuat mereka [pebisnis ritel] akan merasakan kenaikan biaya jadi keseluruhan cost of production bisa naik sehingga bisa jadi akan menaikan harga jual juga,” ungkap Dani saat dihubungi Bisnis, Selasa (10/7/2018).

Dani mengungkapkan terdapat kemungkinan kenaikan biaya tertentu yang akan dilakukan pengelola mal untuk menjawab kebijakan yang ditetapkan.

Apalagi, lanjutnya, lokasi sebagian besar mal berada di lokasi utama yang umumnya memiliki NJOP tinggi sehingga akan semakin membebani pebisnis ritel atau tenan mal.

Namun, Dani mengungkapkan pengelola mal juga belum tentu akan langsung menaikkan beban sewa terhadap penyewa akibat kondisi ekonomi yang bergejolak akibat kenaikan suku bunga dan lain-lain.

“Pengaruhnya [kenaikan NJOP] pasti ada, kalau membebani sedikit atau banyak juga ada,” papar Dani.

Sementara itu, Ketua Asosiai Pengelola Pusat Belanja Indonesia Stefanus Ridwan mengatakan kenaikan NJOP tidak akan berdampak pada kenaikan harga sewa melainkan tarif service charge atau biaya operasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga sewa mal
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top