Enseval Pasarkan Produk Wefen Spanyol

PT Enseval Medika Prima (EMP) menjadi sole distributor alat laboratorium Werfen di Indonesia. Werfen merupakan perusahaan yang berkantor pusat di Spanyol dengan spesifikasi diagnostik in vitro (IVD) untuk hemostasis, diagnostik perawatan akut dan autoimunitas.
Anggara Pernando | 09 Juli 2018 06:06 WIB
Bisnis.com, JAKARTA -- PT Enseval Medika Prima (EMP) menjadi sole distributor alat laboratorium Werfen di Indonesia. Werfen merupakan  perusahaan yang berkantor pusat di Spanyol dengan spesifikasi diagnostik in vitro (IVD) untuk hemostasis, diagnostik perawatan akut dan autoimunitas.
 
Taruna Widjaja, Presiden Direktur EMP menyatakan kerjasama dengan Werfen juga didorong untuk meningkatkan pengetahuan para dokter patologi klinik dan tenaga ahli dibidang diagnostik laboratorium.
 
"Kami ingin memberikan perkembangan terakhir tentang perkembangan ilmiah untuk menunjang diagnostik hemostasis dan critical care,” kata Taruna dalam keterangan resmi, yang dikutip Senin, (9/7/2018).
 
 
Menurut Taruna, rumah sakit dan laboratorium kesehatan di era jaminan kesehatan nasional memiliki beragam tantangan yang harus diselesaikan. Tantangan terbesar yakni memberikan layanan terbaik kepada masyarakat namun disaat yang sama harus mampu mengontrol biaya dan meningkatkan efisiensi. Untuk saat ini, EMP yang juga anak usaha PT Kalbe Farma Tbk., mendapat lisensi sole distributor untuk produk hemostasis dan analisa gas darah. 
 
"Ini sejalan dengan fokus EMP sebagai salah satu anak perusahaan dari Kalbe group yang bergerak dibidang alat kesehatan dan diagnostika di Indonesia untuk memberikan solusi yang berkualitas dalam menjawab tantangan pemeriksaan hemostasis dan analisa gas darah di Indonesia," katanya.
 
 
Pemeriksaan hemostasis berfungsi untuk mengetahui adanya gangguan fungsi pembekuan darah apakah sulit membeku atau terlalu mudah membeku. Sedangkan pemeriksaan gas darah diperlukan untuk mengetahui kondisi vital tubuh dari tekanan parsial oksigen, karbondioksida, asam basa  dan kadar ion tubuh. Pemeriksaan gas darah diperlukan hasilnya dalam waktu singkat untuk memonitor kondisi pasien.
 
 
PERANG DAGANG
Sementara itu, produsen produk farmasi berharap meningkatnya tensi perang dagang Amerika Serikat dengan China membawa dampak positif bagi industri hilir farmasi. 
 
 
 
Vidjongtius, Presiden Direktur  PT Kalbe Farma Tbk., menuturkan dengan dikenakannya bea masuk 25% untuk produk-produk China ke pasa AS membuat produk menjadi oversupplay dan masuk ke industri nasional. 
 
 
"Produk China masuk AS kena bea masuk jadi kemungkinan mereka tidak bisa jualan [karena kurang kompetitif dengan pesaing]. Maka China perlu cari alternatif pasar negara lain untuk jualan produk tersebut," katanya.
 
 
Dia menuturkan, kemungkinan China akan mencari pasar yang siap untuk menyerap produk-produk industri mereka. Asia Tenggara dimana Indonesia menjadi negara dengan penduduk terbesar menjadi wilayah yang akan paling menarik karena menyediakan pasar.
 
 
 
Dalam prroposal pengenaan tarif 25% untuk Produk China yang ditandatangani oleh Robert E. Lighthizer, United States Trade Representative beberapa waktu lalu, produk farmasi yang dikenai tarif diantaranya golongan obat ephedrine, pseudoephedrine, insulin hingga jenis-jenis vitamin.  
 
 
Perang dagang China - AS, setelah perundingan yang alot selama berbulan-bulan dimulai pada 15 Juni lalu. Pemerintah AS secara resmi mengenakan tarif bea masuk untuk produk China sebesar 25%. Dengan pengenaan ini AS mengincar bea masuk sebesar US$50 miliar dolar. Pada hari yang sama China mengumumkan tarif balasan. Tarif bea masuk ini akan berlaku pada 6 Juli mendatang

 

Tag : kalbe farma
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top