Penumpang Pelni Tarakan-Nunukan dan Batam-Belawan baru Mulai Mudik

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengestimasi pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 3% hingga H+9 Lebaran 2018. Perseroan menyebut, arus penumpang yang bepergian untuk mudik lebaran di beberapa pelabuhan masih meningkat kendati sudah melewati hari raya.
Rivki Maulana | 25 Juni 2018 15:55 WIB
KM Kelud bersandar usai perlayaran perdana pascaperbaikan di Pelabuhan Sekupang, Batam, Sabtu (15/11/2014). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengestimasi pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 3% hingga H+9 Lebaran 2018. Perseroan menyebut, arus penumpang yang bepergian untuk mudik lebaran di beberapa pelabuhan masih meningkat kendati sudah melewati hari raya.

OM Sodikin, Direktur Usaha Angkutan Penumpang & Perintis Pelni,  mengatakan karakteristik pemudik angkutan laut memang berbeda dengan moda angkutan lainnya. Dia menyebut, sebagian besar penumpang angkutan laut bekerja di sektor informal yang tidak terikat dengan jadwal cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.

"Jadi di Tarakan-Nunukan dan Batam-Belawan itu mereka malah baru mau mudik. Kami pastikan kapasitas kapal Pelni masih bisa menampung para pemudik," ujar Sodikin kepada Bisnis di kantor Kementerian Perhubungan hari ini, Senin (25/6/2018).

Dia menambahkan saat ini perseroan masih terus melakukan rekapitulasi jumlah penumpang karena masa angkutan lebaran di angkutan laut baru berakhir pada 30 Juni 2018 atau H+15. Untuk diketahui, Pelni mengerahkan 26 kapal dengan kapasitas 53.763 pax per hari. Armada Pelni akan singgah di 91 pelabuhan yang menjadi destinasi 1.110 rute.

Berdasarkan data Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia atau Siasati menunjukkan, secara kumulatif jumlah penumpang angkutan laut dalam periode H-15 hingga H+8 mencapai 1,44 juta orang. Jumlah tersebut bertumbuh 6,85% dibandingkan dengan periode H-15 hingga H+8 2017.

Tag : pelni, Mudik Lebaran 2018
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top