LEBARAN 2018: Riset menyebutkan Pebisnis Ini Paling Heboh Selama Ramadan

Pengamat Bisnis dan Marketing Managing Partner Inventure mengemukakan, pihaknya melakukan riset dengan tema Perilaku Mudik dan Strategi Pemasaran.
Linda Teti Silitonga | 22 Juni 2018 13:34 WIB
Ilustrasi. - .Reuters/Kim Kyung/Hoon

Bisnis.com, JAKARTA— Lebaran 2018 sudah berlalu, dan Inventure merekam perilaku konsumen selama Ramadan dan Idulfitri.

Pengamat Bisnis dan Marketing Managing Partner Inventure mengemukakan, pihaknya melakukan riset dengan tema Perilaku Mudik dan Strategi Pemasaran.

Berikut aktivitas pebisnis dan perilaku konsumen selama Ramadan dan Lebaran 2018:

Hotel & Paket Wisata Laris

Momen lebaran dan mudik kini sekaligus menjadi momen liburan. Waktu libur yang cukup panjang dimanfaatkan para pemudik beserta keluarga untuk mengeskplorasi destinasi-destinasi wisata di daerahnya. Hal ini dimanfaatkan pula oleh airlines atau hotel dengan mebuat paket-paket wisata lebaran.

Banjir Late Nite Sale

Setiap menjelang Lebaran atau 10 hari terakhir Ramadan, pihak mal di kota besar selalu menggelar late nite sale yang dipenuhi para pemburu diskon atau obral. “Di bulan suci ramadhan yang harusnya menahan godaan hawa nafsu tapi terjadi paradox justru nafsu berbelanja yang menggila demi tampil optimal di saat Lebaran.”

Hot Deals Marketplace

Ketiga, Selain mal yang menggelar late nite sale, tak ketinggalan para pemain online marketplace atau e-commerce menggelar hal serupa. Antrean panjang di mal mulai bergeser ke hot deals atau flash sale yang diadakan Tokopedia atau Bukalapak.

Gencar Iklan Sepanjang Jalur Mudik

Keempat, bulan Ramadan dan momen mudik lebaran selain menjadi perang melawan hawa nafsu juga menjadi arena pertempuran pemasaran para brand. Daya beli masyarakat yang cukup tinggi setelah mendapat THR begitu menggiurkan bagi brand. Sepanjang jalur mudik selalu dipenuhi iklan maupun posko-posko yang dibuat oleh brand untuk promosi, termasuk bertempur di ranah digital.

Brand Ternama Rilis Edisi Lebaran

Selain sebagai ajang pamer kesuksesan, lebaran adalah ajang pamer baju baru. Lebaran tanpa baju baru bagaikan sayur tanpa garam. Brand fesyen besar seperti Uniqlo atau Zara selalu merilis pakaian edisi khusus Lebaran. Tak hanya brand besar, yang level menengah bawah juga menunggangi tren baju Lebaran memanfaatkan tren baju artis yang sedang populer seperti kaftan raisa, abaya syahrini, bahkan baju koko versi black panther.

Tag : Ramadan
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top