Pilot dan Karyawan Garuda Ancam Mogok Pekan Kedua Juli

Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) akan melakukan aksi mogok pada pekan kedua Juli 2018 jika tidak mendapatkan solusi atas tuntutan mereka.
Rio Sandy Pradana | 12 Juni 2018 19:22 WIB
Ilustrasi. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) akan melakukan aksi mogok pada pekan kedua Juli 2018 jika tidak mendapatkan solusi atas tuntutan mereka.

Ketua APG Bintang Hardiono mengatakan sangat mendukung kegiatan operasional untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Pihaknya khawatir kondisi ketidakpercayaan karyawan terhadap kepemimpinan Direksi Garuda Indonesia saat ini akan semakin berdampak terhadap kinerja perusahaan dan berpengaruh terhadap aspek-aspek lainnya.

Bintnag juga sangat menghormati langkah dari pemerintah melalui Menko Kemaritiman yang membantu menyelesaikan permasalahan internal Garuda Indonesia. Hasilnya akan diputuskan pada pekan pertama Juli 2018.

"Dengan mempertimbangkan hal tersebut diatas, maka kami menyatakan akan melakukan aksi mogok paling lambat pada pekan kedua Juli 2018, jika belum terdapat solusi terbaik dari pihak pemerintah," kata Bintang dalam keterangan resmi, Selasa (12/6/2018).

APG bersama Sekarga menuntut untuk melakukan restrukturisasi jumlah direksi dari delapan menjadi enam orang. Idealnya, cukup direktur utama, direktur operasi, direktur teknik, direktur keuangan, direktur personalia, dan direktur niaga.

Pekerja meminta pergantian direksi dari kalangan profesional di bidang penerbangan dari kalangan internal perusahaan. Tuntutan tersebut diajukan setelah menilai terdapat beberapa masalah di tubuh manajemen emiten berkode GIAA.

Tag : garuda indonesia
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top