Bintaro Jaya Xchange Mall Bakal Diperluas

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan memperluas ritel yang telah dibangun perusahaan saat ini yakni Bintaro Jaya Xchange Mall.
Anitana Widya Puspa | 07 Juni 2018 17:41 WIB
Manajer Even Promosi Bintaro Jaya Xchange Marsha Ariam (kiri) bersama General Manager Property 3 Tina S. Hadisumarto (kanan) mendengarkan pembicaraan Direktur PT Jaya Real Property Tbk Shindu H. Wibisono, disela peninjauan Bintaro Jaya Xchange (BXc Mall ) di Bintaro, Jakarta, Rabu (18/12/2013). - Bisnis/Endang Muchtar.

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan memperluas ritel yang telah dibangun perusahaan saat ini yakni Bintaro Jaya Xchange Mall.

Direktur Keuangan JRPT Djuniardi Christanto mengatakan rencana perluasan itu kemungkinan besar akan dilakukan pada akhir tahun ini setelah desain dan segala perencanaan lainnya rampung. Dia menambahkan melalui perluasan itu maka akan menambah potensi sewa tidak jauh berbeda dengan mal eksisting, yakni 38.000 meter persegi -- 40.000 meter persegi.

Djuniardi melanjutkan rencana perluasan itu dilakukan untuk menunjang bisnis properti perumahan yang saat ini siklikal. Penjualan dari proyek residensial saat ini belum stabil, terkadang melemah terkadang menguat

“Proyek ritel bisa memperkuat porsi pendapatan berulang (recurring income) karena saat ini penjualan bisa naik turun,”katanya dikutip Kamis (7/6/2018).

Selain itu ada optimisme perusahaan lainnya bahwa ritel yang dikembangkan di wilayah residensial okupansinya bisa terjaga. Kondisi itu tercermn pada tahap pertama Bintaro Xchange mall yang kini berada pada level 94%.

Perusahaan lanjut dia juga telah mengantongi permintaan dari tenan baru untuk perluasan tahap II.  JRPT kata dia akan berfokus pada tenan di sektor supermarket, cinema, serta tempat bermain anak.

“Tahap selanjutnya retail fashion dan makanan baru berkembang. Secara luasan demand makanan dna minuman lumayan bagus, jadi yang terpenting permintaan ini,”imbuhnya.

Selain menambah perluasan, JRPT juga mencatatkan perbaikan tingkat okupansi ritel Plaza Slipi Jaya setelah melalui tahap renovasi.

Djuniardi mengatakan tingkat keterisian Plaza Slipi Jaya yang dulunya hanya berada di 66% kini berhasil mencapai 97%. Ritel ini, imbuh dia juga mencatatkan kinerja terbaik untuk perusahaan dengan rata-rata rental sewa Rp140.100 per meter persegi per bulan.

Dia mencontohkan untuk ritel iannya, Bintaro Jaya Xchange mall dengan luasan sewa 45.955 meter persegi mengantongi tngkat keterisian 94% dengan tarif sewa  Rp154.100 per meter persegi per bulan. Selain itu ada juga Plaza Bintaro Jaya dengan luasan sewa 22.548 meter persegi juga memiliki tingkat keterisian 94% dengan tarif sewa  Rp166.200  per meter persegi per bulan.

Djuniardi mengatakan, beberapa hal yang mendongkrak tingkat keterisian utamanya karena perbaikan interior dengan lebih modern. Kemudian lanjutnya penyesuaian potensi tenan dengan melihat karakteristik dan kebutuhan pengunjung.

Dia menjelaksan karakteristik pengunjung mal, ini rata-rata merupakan orang perkantoran di sekitar Slipi, kedua karakteristik pengunjung yang setiap harinya pulang pergi menjangkau Jakarta—Tangerang. Terakhir pengunjung dengan usia cukup muda, biasanya pelajar.

“Kami matching- kan dengan potensial tenan. Strategi pertama yang dilakukan mengundang CGV menggantikan bioskopp lama, sehingga menarik anak muda. Mereka (CGV) juga pintar melakukan pricing tiket, yang masuk kantong anak muda,”katanya kepada Bisnis Rabu (6/6).

Tag : pusat belanja, jaya real property
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top