Minat Gudang Logistik di Jakarta Tetap Kuat

Minat pasar gudang logistik atau pergudangan di Jakarta masih akan terus meningkat dan cenderung kuat.
Finna U. Ulfah | 27 Mei 2018 18:39 WIB
Aktivitas karyawan di salah satu gudang yang ada di Cikarang Dry Port. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Minat pasar gudang logistik atau pergudangan di Jakarta masih akan terus meningkat dan cenderung kuat.

Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia James Taylor mengatakan dalam laporan Jakarta Property Market Review 1Q18 pasar gudang logistik modern telah muncul sebagai salah satu sektor yang paling aktif selama beberapa tahun terakhir.

"Kebutuhan akan pasar gudang logistik modern baik dari pengembang maupun penyewa akan tetap kuat, ini karena sifat pasar yang masih terus berkembang dan jumlah pasokan yang rendah," ujar James, Minggu (27/5/2018).

Total luas ruang 1,3 juta meter persegi yang ada di Jakarta jauh lebih rendah dibandingkan dengan ruang yang tersedia di pinggiran atau sekitar Jakarta. Tingkat hunian pasar gudang logistik Jakarta pun lebih dari 95% menandakan penyewa yang mencari ruang ekspansi memiliki pilihan terbatas.

"Dengan demikian, investor telah mencari peluang pengembangan untuk memenuhi kebutuhan penyewa," papar James.

James menuturkan jenis penyewa utama gudang logistik adalah logistik pihak ketiga dan kelompok pengusaha barang konsumen yang bergerak cepat dengan total sebanyak 70% dari kedua kelompok ini yang telah mengisi ketersediaan pasokan gudang logistik yang ada.

E-commerce, sambung James, walau masih dalam masa pertumbuhan adalah sumber permintaan yang tumbuh paling cepat. Kemudian James menambahkan telah mengidentifikasi sekitar 500.000 meter persegi pasokan akan selesai dibangun dalam beberapa tahun mendatang.

"Selama beberapa tahun mendatang kami berharap melihat kenaikan rata-rata sewa sebesar 5% hingga 6%," ujar James.

Sementara itu, selain Jakarta dan sekitarnya, kota yang menjadi wilayah pusat perhatian pasar gudang logistik adalah Kota Surabaya.

Tag : pergudangan
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top