Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gelar Seminar Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial

Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel menyelenggarakan seminar Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial dengan tema Buruh jadi Hakim? pada pekan lalu.
Ratna Ariyanti
Ratna Ariyanti - Bisnis.com 07 Mei 2018  |  10:36 WIB
Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gelar Seminar Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial
Suasana seminar yang digelar Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Federasi  Serikat Pekerja Panasonic Gobel menyelenggarakan seminar Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial dengan tema Buruh jadi Hakim? pada pekan lalu.

Seminar ini bertujuan mempersiapkan aktivis serikat pekerja untuk mengikuti tes hakim pengadilan hubungan industrial (PHI).

Djoko Wahyudi, Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel, mengatakan buruh berharap pengadilan industrial dapat menghasilkan keputusan yang adil, penyelesaian kasus yang cepat dan tidak mengeluarkan biaya yang banyak.

"Semua itu bisa terlaksana apabila hakim mempunyai integritas yang baik,” ujar Djoko, dalam siaran pers, pekan lalu.

Farid Wajdi, anggota Komisi Yudisial, yang juga hadir dalam seminar ini, mengatakan perekrutan hakim agung tidak hanya dinilai dari hasil ujian kualitas saja, tetapi juga dinilai dari perilaku integritas calon termasuk dalam lingkup kecil seperti di lingkungan rumah.

Seminar ini diikuti aktivis serikat pekerja dari Serikat Pekerja Anggota FSPPG yang terdiri dari SPPMI, SPPECGI, SPPS, SPGDSK dan SPGI. Hadir pula dari serikat pekerja dari SP Toyota Astra Motor, SP SKF, SP Frisian Flag, dan SP Sunstar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panasonic
Editor : Ratna Ariyanti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top