AKI Group Fokus di Resor dan Hotel

Masuk sebagai pengembang baru beberapa tahun belakangan, PT Anugerah Kasih Investama (AKI) group tampaknya akan mengkhususkan diri pada pengembangan resor dan hotel.
Anitana Widya Puspa | 25 April 2018 18:05 WIB
ilustrasi resor di Bali

Bisnis.com, JAKARTA—Masuk sebagai pengembang baru beberapa tahun belakangan, PT Anugerah Kasih Investama (AKI) group tampaknya akan mengkhususkan diri pada pengembangan resor dan hotel.

Direktur Pemasaran AKI Group Hans Herwin mengatakan sejauh ini perusahaan telah mengembangkan 4 proyek, terdiri satu proyek residensial dan tiga proyek resor.

“Kami sedang mencari bentuk, tapi kalau melihat dari proyek kita punya viila satu residensial. Kami fokus sebagai developer membangun villa dan resort secara eksklusif,”katanya kepada Bisnis dikutip Rabu (25/4).

Menurutnya, pasar villa dan resort ini mungkin tidak sebesar apartemen tapi kompetitor tidak banyak jumlahnya dan sasarannya pasti menengah atas. Kalangan menengah atas kata dia tidak menyukai investasi apartemen tapi lebih memilih hunian tapak yang eksklusif.

Dia melihat potensi bisnis ini menjanjikan selama 5 tahun--10 tahun mendatang yang akan mengarah pada bisnis experience.Dengan pertumbuhan generasi milenial ke depannya, yang mementingkan traveling, maka konsep resor sebagai investasi yang menjanjikan passive income.

Adapun Proyek pertamannya merupakan residensial bertajuk Bhuvana Village Regency seluas 100 ha. Di daerah itu akan dibangun 1.500 unit rumah dan saat ini sudah terjual sebanyak 800 unit. Proyek ini akan mulai serah terima tahun ini.

Proyek kedua Villa di Bogor di dekat Vimalla Hills, yang terdiri atas 36 unit.  Sebelumnya dalam mengembangkan proyek The Leaf perusahaan telah mempersiapkan dana investasi Rp200 miliar untuk 36 unit vila di lahan seluas 1,3 hektare.

Namun, karena ada rencana ekspansi di lokasi yang sama yaitu, penambangan lahan 2 hektare untuk 50 unit vila, jadi total ada sekitar 3,3 hektare luas lahan dan 86 unit vila dengan dana investasi sekitar Rp300 miliar.

Proyek ketiga yakni Tavisamira Vila dan resor di kawasan Bali yang penjualannya telah dimulai 7 bulan yang lalu hingga kini menyisakan 30% unit. Tahun ini proyek senilai Rp350 miliar ini siap memasuki tahapan groundbreaking.

Dia menuturkan proyek ini merupakan proyek flagship karena merupakan yang paling premium. Harga jual per unitnya mulai dari Rp4 miliar hingga Rp20 miliar. Dengan harga di kisaran itu maka segmen pasar yang dituju adalah para properti collection atau dengan kata lain yang mencari properti tidak umum.

Mereka rata-rata merupakan orang Jakarta yang memiliki banyak properti di luar negeri dan berpengalaman investasi di luar negeri. Proyek villa terbaru perusahaan adalah di Trawas, Jawa Timur. Perusahaan menjual kavling dan unit villa mulai sebanyak 136 unit mulai dari Rp300 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel dan resorts

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top