Smelter Alumina Masih Langka di Indonesia

Smelter yang mengolah bauksit menjadi alumina masih sangat langka di Indonesia. Tercatat baru dua smelter yang pembangunannya telah mencapai 100%, yakni milik PT Antam Tbk. dan PT Well Harvest Winning Alumina Refinery.
Lucky Leonard | 19 April 2018 21:03 WIB
Pembangunan smelter PT Sulawesi Mining Investment - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Smelter yang mengolah bauksit menjadi alumina masih sangat langka di Indonesia. Tercatat baru dua smelter yang pembangunannya telah mencapai 100%, yakni milik PT Antam Tbk. dan PT Well Harvest Winning Alumina Refinery.

PT Antam Tbk. telah membangun pabrik smelter chemical grade alumina (CGA) di Tayan, Kalimantan Barat. Sementara itu, Well Harvest membangun pabrik smelter grade alumina (SGA) di Ketapang, Kalimantan Barat.

Sisanya, hanya ada lima smelter yang saat ini sedang dibangun. Bahkan, kelimanya tergolong smelter yang baru dimulai pengerjaannya baru baru ini.

Progres pembangunannya pun masih sangat rendah. Berdasarkan hasil evaluasi atas masing-masing perusahaan, yang paling maju adalah PT Laman Mining dengan progres sementara sebesar 4,18%.

Direktur Pengusahaan Pembinaan Mineral Kementerian ESDM Bambang Susigit mengatakan progres pembangunan smelter memang rendah. Namun, hal tersebut masih sesuai harapan, mengingat pembangunan yang belum lama dilakukan.

"Masih relatif sesuai harapan kita," katanya kepada Bisnis, Kamis (19/4/2018).

Tag : smelter
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top