Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan Semen Waskita Beton Tahun Ini Naik 25%

PT Waskita Beton Precast Tbk. memproyeksi kebutuhan semen yang digunakannya pada tahun ini mencapai 3 juta ton, meningkat 25% dibandingkan dengan 2017.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 29 Maret 2018  |  12:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Waskita Beton Precast Tbk. memproyeksi kebutuhan semen yang digunakannya pada tahun ini mencapai 3 juta ton, meningkat 25% dibandingkan dengan 2017.

Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk. Ratna Ningrum mengatakan bahwa sepanjang tahun lalu, emiten berkode WSBP itu membutuhkan semen sebanyak 2,40 juta ton.

"Tahun ini kami butuh 3 juta ton meningkat [25%] dari tahun lalu 2,4 juta ton," ujarnya kepada Bisnis, belum lama ini.

Peningkatan kebutuhan semen tersebut seiring dengan peningkatan penjualan tahun ini sekitar Rp9,70 triliun atau lebih tinggi dari penjualan tahun lalu senilai Rp7,10 triliun.

Ratna menuturkan bahwa selama ini kebutuhan semen WSBP dipenuhi oleh distributor lokal.

Hal itu dikarenakan produk-produk semen lokal secara kualitas sudah terbukti dan memenuhi spesifikasi perusahaan.

Selain itu, kapasitas yang ada di pabrik-pabrik lokal saat ini masih bisa memenuhi kebutuhan.

Sebagian besar WSBP menggunakan produk semen seperti Semen Gresik dan Semen Padang, Semen Tiga Roda, Holcim, dan Semen Batu Raja.

"Harga kompetitif terkait dengan biaya transportasi dan kemudahan distribusi. Selain itu Ada himbauan dari pemerintah untuk mengutamakan produk lokal sehingga kami pakai produk lokal," tutur Ratna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Beton Pracetak waskita beton precast
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top