Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek KA Parepare akan Dilelang Oktober

Kementerian perhubungan akan melelang prasarana proyek kereta api di Parepare, Makassar pada Oktober tahun ini.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 22 Maret 2018  |  17:27 WIB
Petugas memeriksa keseimbangan ketinggian rel kereta api. - Antara/Harviyan Perdana Putra
Petugas memeriksa keseimbangan ketinggian rel kereta api. - Antara/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com,  JAKARTA – Kementerian perhubungan akan melelang prasarana proyek kereta api di Parepare, Makassar pada Oktober tahun  ini.   

Selain prasarana, Kemenhub juga berencana akan melelang sarana perkeretaapian seperti  peralatan persinyalan, instalasi listrik maupun peralatan telekomunikasi. 

Tak hanya sarana dan prasarana, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahkan mengatakan akan melelang operasional kereta api Parepare, sehingga tak melulu operator kereta api adalah  PT. KAI (Persero).

Menanggapi hal itu, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana menjelaskan rencana itu sebetulnya sesuai dengan  jiwa dan semangat UU no 23/2017 tentang Perkeretaapian memang mendorong ke arah multioperator.

Artinya, memberikan kesempatan kepada badan-badan usaha untuk berkiprah sebagai penyelenggara sarana perkeretaapian atau operator KA.

"Sehingga tidak hanya bertumpu pada KAI. Hal ini akan terwujud pula di MRT dan LRT DKI Jakarta," kata Aditya kepada Bisnis, Kamis (22/3). 

Namun demikian,  jika melihat  kondisi saat ini, dia menilai tidaklah banyak badan usaha yang memiliki kapasitas tersebut.

Pasalnya, keterbatasan kemampuan teknis, sumber daya manusia, dan kemampuan finansial turut menjadi kendalanya.

Apalagi jika jalur yang ditawarkan  belum menjanjikan suatu potensi bisnis yang menguntungkan seperti proyek KA di luar Jawa, termasuk di Sulawesi.

"Jadi tentu tidak mudah menawarkan pelelangan atas operator sarana dan operasional sementara di satu sisi kelanjutan pembangunan infrastruktur jalur tersebut dan bahkan proyeksi keuntungan dari jalur tersebut pun masih belum jelas."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top