Kalbe Internasional Jajaki Peluang di Ethiopia

KBRI Addis Ababa, Ethiopia menyebutkan Kalbe Internasional, salah satu lini bisnis PT Kalbe Farma Tbk., serius untuk menembus pasar Ethiopia. Perusahaan farmasi nasional itu telah dua kali ke Ethiopia untuk menjajaki peluang berinvestasi di Ethiopia.
Thomas Mola | 22 Maret 2018 20:33 WIB
Aktivitas di pabrik Kalbe Farma di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat - Reuters/Enny Nuraheni

Bisnis.com, JAKARTA--KBRI Addis Ababa, Ethiopia menyebutkan Kalbe Internasional, salah satu lini bisnis PT Kalbe Farma Tbk., serius untuk menembus pasar Ethiopia. Perusahaan farmasi nasional itu telah dua kali ke Ethiopia untuk menjajaki peluang berinvestasi di Ethiopia.

"Delegasi Kalbe Internasional kembali datang ke Addis Ababa, Ethiopia pada 17-19 Maret 2018. Kali ini delegasi Kalbe datang dengan tim yang lebih lengkap, menunjukkan keseriusan perusahaan farmasi asli Indonesia ini untuk menembus pasar Ethiopia," tulis KBRI Addis Ababa, Ethiopia dalam keterangan resmi, Kamis (22/03/2018).

Pada kunjungan ke Ethiopia tersebut, Kalbe melakukan survei market dan berkunjung ke beberapa rumah sakit serta melakukan pertemuan dengan tiga calon mitra yang merupakan kandidat mitra setempat Kalbe Internasional di Ethiopia nantinya.

Country Head West and East Africa Kalbe Internasional, Bram Indrarto  mengatakan kunjungan kali ini berjalan dengan lancar dan delegasi Kalbe Jakarta merasa puas. Adapun, Kalbe sebelumnya telah berkunjung ke Ethiopia, 7-12 Februari 2018, untuk melakukan survei pasar guna mengetahui potensi perkembangan produk farmasi dan investasi sektor kesehatan Ethiopia.
 
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi Kalbe Internasional untuk memperluas pasar dan mengembangkan usaha di Ethiopia yang didahului dengan market survey. Kalbe melihat potensi pemasaran produk obat-obatan asal Indonesia di Ethiopia yang jumlah penduduknya diperkirakan telah mencapai 110 juta jiwa.    
 
Duta Besar RI Imam Santoso mengatakan sangat mendukung kunjungan dari Kalbe Internasional dan akan memberikan asistensi kepada tim dari Kalbe Internasional untuk melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait serta beberapa pengusaha potensial di bidang farmasi.
 
Pemerintah Ethiopia sendiri melalui Grand Transformation Plan II telah menetapkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama yang perlu ditingkatkan.  Ethiopia saat ini sangat membutuhkan peningkatan kualitas dan pelayanan kesehatan, obat-obatan, alat kesehatan, laboratorium, dan juga fasilitas kesehatan.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kalbe farma

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top