Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Paus Sperma yang Terdampar di Situbondo Berhasil Dievakuasi

Paus Sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di Pelabuhan Jangkar, Situbondo berhasil dievakuasi dan dilepas kembali ke laut oleh masyarakat setempat dan petugas.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 04 Maret 2018  |  19:10 WIB
Paus Sperma yang Terdampar di Situbondo Berhasil Dievakuasi
Upaya evakuasi Paus Sperma yang terdampar di Pelabuhan Jangkar, Situbondo pada Sabtu (3/2) - KKP
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Paus Sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di Pelabuhan Jangkar, Situbondo berhasil dievakuasi dan dilepas kembali ke laut oleh masyarakat setempat dan petugas.

Paus tersebut diduga terdampar karena terpisah dari rombongan dan terjebak di perairan dangkal. Paus terdampar pada saat air laur surut dengan kedalaman 1.5 meter.

Kepala UPT Balai Pengelolaan Pesisirdan Laut Denpasar, Suko Wardono mengatakan langkah evakuasi pertama yang dilakukan adalah mengamankan lokasi dari kerumunan masyarakat yang sangat antusias melihat dalam jarak dekat. Pengendalian ini menjadi kunci penting dalam penanganan yang bertujuan menghindari paus stres.

“Tim mengupayakan terus menyiram air laut di seluruh badan bagian badan atas paus untuk membuat nyaman dan dingin. Teknik ini dilakukan bertujuan untuk mempertahankan suhu tubuh paus selama terpapar matahari," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (4/3).

Tim tersebut lalu mengarahkan paus ke arah laut lepas menggunakan jaring dan tali yang diikatkan ke badan dan digiring ke arah perairan lepas yang lebih dalam, dengan bantuan 4 kapal, 3 jetski, penyelam dan relawan.

Paus berhasil dievakuasi ke laut lepas Perairan Situbondo pada Sabtu 3 (3/2) pukul 00.30 WIB dengan cara menarik dan menggiring ke arah perairan lepas yang lebih dalam saat air pasang.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Brahmantya Satyamurti Poerwadi menyampaikan apresiasinya terhadap kesadaran nelayan yang melaporkan adanya paus terdampar kepada instansi Pemerintah terdekat sudah berjalan dengan baik dan relatif cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan paus
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top