Pemerintah Dorong Kawasan Industri di Luar Jawa. Berikut 3 Lokasi Baru Tahun Ini

Pemerintah mendorong pengembangan kawasan industri ke seluruh wilayah Indonesia.
Andry Winanto | 01 Februari 2018 09:30 WIB
Pembangunan gedung pendukung di salah satu kawasan industri. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah mendorong pengembangan kawasan industri ke seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional I Gusti Putu Suryawirawa mengatakan 65% kawasan industri di Tanah Air berada di Pulau Jawa.

"Kesenjangan ini harus diatasi dengan upaya pengembangan industri di luar Jawa," ujarnya di Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Menurut Putu, khusus kawasan industri yang berlokasi di Jawa, pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk bisa menghasilkan produksi pada sektor yang berorientasi ekspor. Selain itu, dia juga menekankan pada kegiatan industri yang bersifat padat karya.

Putu menjelaskan, dalam 3 tahun terakhir, pemerintah telah berhasil mendirikan 10 kawasan industri di berbagai wilayah di Indonesia. Adapun pada tahun ini, Kemenperin menargetkan setidaknya ada tiga lagi kawaasan industri yang akan diresmikan. Ketiga kawasan industri tersebut adalah kawasan industri Lhokseumawe, Kawasan Industri Wilmar di Serang, dan Kawasan Industri Bitung di Provinsi Sulawesi Utara.

“Jadi semakin banyak kawaasan industri maka akan semakin baik karena bisa mendukung pemerataan ekonomi.” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam program Nawacita yang digagas oleh Presiden Joko Widodo, pemerintah menargetkan dapat membangun 10 kawasan industri hingga 2019.

“Dengan tambahan tiga lagi kawasan industri yang beroperasi tahun ini, dan tambahan lima kawasan industri pada 2019, maka total kawasan industri yang dibangun adalah 19. Jumlah itu sudah melebih target program Pak Presiden,” terang Putu.

Adapun, kesepuluh kawaasan industri yang telah hadir dalam 3 tahun terakhir adalah KI Sei Mangkei, KI Dumai, KI Ketapang, KI Palu, KI Morowali, KI Konawe, KI Bantaeng, KI JIIPE Gresik, KI Kendal, KI Wilmar Serang.

Dengan 13 kawasan industri yang diproyeksi akan berdiri pada sepanjang 2018, pemerintah memproyeksi total nilai investasi yang akan terkumpul sekitar Rp250,7 triliun dengan estimasi tenaga kerja yang terserap sebanyak lebih dari 110.000 orang.

Tag : kawasan industri
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top