Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pindah Ke Terminal 3, Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Internasional Airasia Naik

Air Asia Indonesia, perusahaan maskapai AirAsia, mengaku tidak ada kenaikan tarif bandara pasca perpindahan operasional rute internasional dari Terminal 2E menuju Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Akan tetapi, tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) justru naik.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 Januari 2018  |  14:23 WIB
Seorang anak memperhatikan sejumlah pesawat yang tengah parkir di Bandara Intenasional Changi di Singapura - Reuters/Edgar Su
Seorang anak memperhatikan sejumlah pesawat yang tengah parkir di Bandara Intenasional Changi di Singapura - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Air Asia Indonesia, perusahaan maskapai AirAsia, mengaku tidak ada kenaikan tarif bandara pasca perpindahan operasional rute internasional dari Terminal 2E menuju Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Akan tetapi, tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) justru naik.

Head of Corporate Secretary & Communications AirAsia Indonesia, Baskoro Adiwiyono mengatakan tidak ada perubahan pada tarif yang dikenakan kepada pihak maskapai. "Tidak ada tarif yang berubah," kata Baskoro saat dihubungi Bisnis.com, Senin (22/1/2018).

Adapun, tarif yang harus dibayarkan maskapai di bandara biasanya adalah parkir pesawat di taxiway sebelum keberangkatan selanjutnya hingga jasa layanan darat (ground handling).

Taxiway adalah tempat yang disediakan operator bandara bagi pesawat-pesawat yang parkir sembari menunggu jadwal terbang. Adapun, ground handling meliputi layanan jasa penumpang sejak check-in, pengumpulan bagasi, serta pengangkutan penumpang dari ruang tunggu menuju pesawat dan sebaliknya.

Kendati demikian, Baskoro tidak memberikan perincian terkait nominal sejumlah tarif existing yang tidak mengalami kenaikan tersebut.

Dia menambahkan kenaikan tarif hanya terjadi kepada penumpang. Tarif tersebut adalah pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau biasa dikenal dengan passenger service charge (PSC).

Saat masih di Terminal 2E, tarif PJP2U dikenakan tarif sebesar Rp150.000 per penumpang, kali ini naik menjadi Rp200.000 per penumpang. Penetapan tarif berdasarkan Surat Keputusan No. 15.01/00/02/2016/0107.

Mulai hari ini, operasional maskapai AirAsia dengan rute penerbangan internasional telah berpindah dari Terminal 2E ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Branch Communication Manager Soekarno-Hatta International Airport, Haerul Anwar mengimbau calon penumpang maskapai AirAsia dengan rute penerbangan internasional agar memperhatikan gate dan terminal keberangkatan. “Perpindahan tersebut hanya rute internasional, sedangkan untuk rute domestik tetap di Terminal 2F,” kata Haerul dalam siaran pers.

Pihaknya berharap para pengguna jasa dapat menikmati peningkatan fasilitas yang diberikan di Terminal 3 Internasional. Sebagai informasi tambahan, konter check-in dan penyerahan bagasi AirAsia terletak pada konter D 13-18 di area keberangkatan Terminal 3

Sebelumnya, Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, Vietnam Airlines, Korean Airlines, Xiamen Airlines, China Airlines, dan China Southern, sudah lebih dulu beroperasi di Terminal 3.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air asia indonesia
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top