Hotel Sahid Bidik Peningkatan Okupansi Kamar

Sahid Hotel & Resort membidik angka okupansi kamar mampu menyentuh hingga 65% pada tahun ini,.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 10 Januari 2018  |  20:56 WIB
Hotel Sahid Bidik Peningkatan Okupansi Kamar
Hotel Sahid Makassar. hotelsahidmakassar

Bisnis.com, JAKARTA— Sahid Hotel & Resort membidik angka okupansi kamar mampu menyentuh hingga 65% pada tahun ini,.

Optimisme tersebut berasal dari rencana pembukaan enam hotel dan resort baru pada tahun ini. Adapun, enam hotel baru yang dimaksud antara lain Serpong, Kupang, Soreang, Bangka, Pangandaran, dan Gili Trawangan.

“Tahun lalu, okupansi kamar di kisaran 60% dan tahun ini kami yakin bisa naik sampai 65%. Sekarang image hotel Sahid semakin baik dan mulai dikenal masyarakat. Dulu kesannya hotel sahid itu lama, tapi kami mulai mengubah itu dengan merenovasi hotel yang di Yogyakarta dan membuka hotel-hotel baru di bawah pengelolaan Sahid Grup,” kata Vivi Herlambang, Director Business Development & Sales Marketing Sahid Hotel & Resort di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Saat ini Sahid telah mengelola sekitar 23 hotel dengan rincian 10 hotel dengan kepemilikan sendiri, 10 hotel kerja sama pengelolaan, 3 hotel usaha patungan. Lalu pada tahun ini, dia mengungkapkan akan ada 6 tambahan hotel baru yang merupakan kerja sama pengelolaan hotel.

Hotel-hotel yang dikelola Sahid tersebar di 19 kota besar di Indonesia antara lain Bintan, Lampung, Jakarta, Cikarang, Solo, Yogyakarta, Pekalongan, Malang, Surabaya, Manado, Toraja, Makassar and Papua. Yang terbaru adalah di Maumere, Wakatobi, dan Banyuwangi.

Secara umum, Vivi menyebutkan kontribusi keuntungan terbesar bakal berasal dari pengelolaan hotel ketimbang hotel milik sendiri, jika dilihat dari jumlah hotelnya. Pertimbangan utama Sahid Hotel & Resort memilih bisnis pengelolaan hotel sebagai fokus utama saat ini adalah sistem manajemen hotel lebih cepat dalam menggerakkan roda bisnis daripada harus membangun dari awal.

Bahkan pada tahun ini, Sahid Hotel & Resort membidik kenaikan pendapatan usaha hingga 20%. Target kenaikan tersebut bakal ditunjang dari penambahan operasional enam hotel baru, peningkatan image Sahid Grup, dan proyeksi kenaikan okupansi.

“Saya optimis dengan prospek tahun ini, apalagi pemerintah getol promosi ke 10 destinasi di luar Bali itu. Kami sudah punya di Wakatobi, dalam waktu dekat ada di Danau Toba. Promosi Wonderful Indonesia sangat berpengaruh bagi industri pariwisata di Indonesia,” katanya.

Sahid Hotel & Resort sendiri memiliki ambisi untuk mengembangkan jumlah hotel dan resort mencapai 100 unit hingga 2025. Salah satu upaya untuk mempercepat pencapaian ambisi tersebut salah satunya dengan menggenjot jumlah jaringan hotel Sahid melalui kerja sama pengelolaan.

Portofolio Sahid Hotel & Resort :

 

Bintang 5

Grand Sahid Jaya Jakarta

Kusuma Sahid Prince Solo

Sahid Jaya Solo

Sahid Jaya Lippo Cikarang

Sahid Jaya Makassar

Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta

 

Bintang 4

Sahid Onbase Resort Bintan

Sahid Eminence Hotel Convention & Resort

Capa Resort Maumere

 

Bintang 3

Sahid Bandar Lampung

Sahidn Mandarin Pekalongan

Sahid Montana Malang

Sahid Montana Dua Malang

Sahid Kawanua Manado

Sahid Manado

Sahid Papua

Sahid Surabaya

Sahid Toraja

Patuno Resort Wakatobi

Sahid Batam Center Hotel & Convention

Griyadi Kusuma Solo

 

Sumber : website Sahid Hotel & Resort

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel sahid

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top