Batalkan Seluruh Penerbangan ke Bandara Ngurah Rai, Ini Saran AirAsia ke Penumpang

Maskapai penerbangan AirAsia membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Bali pada Selasa (28/11/2017).
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 28 November 2017 15:40 WIB
Air Asia - Reuters/Charles Platiau

Bisnis.com, JAKARTA –- Maskapai penerbangan AirAsia membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Bali pada Selasa (28/11/2017).

Head of Corporate Secretary and Communications AirAsia Indonesia, Baskoro Adiwiyono mengatakan pembatalan itu menyusul anjuran keselamatan yang dikeluarkan oleh otoritas setempat terkait aktivitas Gunung Agung, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) di Bali masih akan ditutup hari ini untuk keberangkatan dan kedatangan.

Menurut Baskoro melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (28/11/2017) AirAsia kembali menginformasikan bahwa seluruh penerbangan AirAsia dari dan menuju Bali pada tanggal 28 November 2017 dibatalkan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. Selain itu, penerbangan dari dan menuju Lombok juga dibatalkan hari ini.

Penerbangan AirAsia lainnya yang terdampak pembatalan tersebut di atas adalah nomor penerbangan QZ 511 jurusan Kolkata – Kuala Lumpur dan QZ 510 Kuala Lumpur – Kolkata.

AirAsia akan menginformasikan status penerbangan terkini kepada penumpang yang terkena dampak melalui email dan SMS. AirAsia mengimbau semua tamu untuk memperbaharui nomor telepon dan alamat email yang terdaftar di airasia.com agar dapat senantiasa dihubungi untuk mendapatkan informasi terkini terkait status penerbangan.

Penumpang yang penerbangannya dibatalkan dapat memilih salah satu dari pilihan layanan pemulihan (Service Recovery Options) sebagai berikut; pertama, mengubah jadwal (Move Flight). Adapun pengubahan jadwal penerbangan di rute yang sama dalam periode 30 hari dari jadwal keberangkatan semula tanpa dikenakan biaya tambahan.

Kedua, akun deposit (Credit Account), yaitu deposit di AirAsia senilai harga tiket yang dapat digunakan untuk pembelian tiket AirAsia lainnya dengan masa berlaku 90 hari.

Penumpang juga disarankan untuk terus memantau situs web www.airasia.com dan media sosial AirAsia untuk mengetahui perkembangan informasi lebih lanjut.

“Kami juga menyarankan Penumpang untuk memeriksa jadwal perjalanan melalui fitur “Mengatur Pembelian Saya” ujar Baskoro

Dia mengatakan, AirAsia akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menyediakan informasi terkini terkait perkembangan situasi.

Tag : gunung agung
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top