Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBANGUNAN JALAN TOL Balikpapan-Samarinda Sudah Capai 25,92%

Bisnis.com, JAKARTA-- Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 kilometer sudah mencapai 25,92%.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 12 September 2017  |  11:59 WIB
Mobil melintasi ruas jalan tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/7). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
Mobil melintasi ruas jalan tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/7). - ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA-- Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 kilometer sudah mencapai 25,92%.

Proyek senilai Rp9,97 triliun di Provinsi Kalimantan Timur yang masuk dalam daftar 37 proyek prioritas terdiri dari lima seksi/bagian ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2018.

Berdasarkan keterangan resmi,  proyek tersebut terdiri dari Seksi I Balikpapan KM 13-Samboja sepanjang 22,03 kilometer tercatat mencapai progres konstruksi paling cepat, sudah mencapai 68,36%.

Seksi II Samboja-Muara Jawa mencapai 16,53%, seksi III Muara Jawa - Palaran mencapai 26,71%, Seksi IV Palaran - Samarinda mencapai 12,13%, dan Seksi V Balikpapan - Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 kilometer mencapai 8,26%.

Sedangkan untuk pengadaan tanah proyek tersebut sudah mencapai 95,39%.

Di Seksi I dan Seksi II bahkan sudah mencapai 100%. Di Seksi III tercatat mencapai 94,99%, Seksi IV mencapai 98,16%, dan Seksi V mencapai 76,28%.

Direktur Proyek Sektor Jalan dan Jembatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Max Antameng mengatakan pembebasan tanah di Seksi II secara administrasi sudah mencapai 100% namun masih ada yang belum bisa dilakukan konstruksi.

Hal ini disebabkan ada area tanam tumbuh sepanjang 16,5 kilometer.  Ruas Seksi II melintasi  Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto sepanjang 24 kilometer.

Untuk membahas izin untuk trase Seksi II, rapat koordinasi internal akan dilakukan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang juga sebagai anggota KPPIP.

“Rakor akan dilakukan minggu ini,” kata Max dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa (12/9/2017).

Dalam hal ini, nantinya KPPIP juga akan melakukan koordinasi dengan Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terkait penggantian dana talangan pengadaan tanah ke pengembang.

Kata Max, pengembalian dana talangan di Proyek Tol Balikpapan-Samarinda sudah hampir selesai.

“Terakhir saya dapat informasi sudah di atas 94% [pengembalian]. Bisa jadi untuk sekarang ini sudah 98%,” kata dia.

Adapun, ruas tol ini nantinya akan menghubungkan dua kota besar di Kaltim, yakni Balikpapan dan Samarinda.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan juga bisa mendorong pengembangan kawasan-kawasan industri berbasis kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian di kedua kota, selain di daerah yang dilalui oleh jalan tol, serta meningkatkan konektivitas serta mengurangi biaya logistik dan waktu tempuh antara Kota Samarinda dan Kota Balikpapan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol
Editor : Achmad Aris

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top