VietJet ke Jakarta Desember 2017, Pramugari Dilarang Berbikini

VietJet Air berencana membuka rute penerbangan internasional dari Ho Chi Minh City, Vietnam menuju Jakarta, dan sebaliknya.
Ringkang Gumiwang | 22 Agustus 2017 23:26 WIB
Pesawat VietJet Air - Reuters/Kham

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai berbiaya murah, VietJet Air berencana membuka rute penerbangan internasional dari Ho Chi Minh City, Vietnam menuju Jakarta, dan sebaliknya dengan frekuensi terbang satu kali per hari pada 20 Desember 2017.

Nanti, pesawat Vietjet terbang dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada 01.40 WIB, dan mendarat di Bandara Ho Chi Minh City (HCMC) pada 04.40 WIB. Lalu, pesawat akan kembali dari HCMC pada 20.40 WIB, dan tiba di Jakarta pada 23.40 WIB.

Vice President VietJet Dinh Viet Phuong mengatakan dibukanya rute penerbangan baru itu merupakan wujud komitmen Vietjet dalam mempererat hubungan kedua negara, khususnya terkait bisnis dan pariwisata.

“Selain ikut bagian dalam membangun masa depan industri penerbangan, kami juga berharap rute baru ini juga dapat mendorong pengembangan sektor ekonomi, budaya dan finansial bagi kedua negara,” ujarnya pada Selasa (22/8/2017).

Dinh mengungkapkan Vietnam memiliki banyak objek wisata yang menarik untuk dikunjungi turis mancanegara, mulai dari pantai, gua, bangunan tua pada masa pemerintahan imperial masa lalu, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, lanjutnya, Jakarta memiliki kehidupan multikultural yang unik dengan ragam kuliner yang lezat. Jakarta juga menjadi gerbang utama ke daerah wisata unik lainnya, seperti Taman Nasional Komodo, Candi Borobudur, Prambanan, Bali, dan lainnya

“Untuk itu, kami siap menawarkan kualitas layanan penerbangan dengan harga terjangkau. Tak hanya itu, VietJet juga menawarkan berbagai tiket promosi dengan harga khusus melalui program It’s Time to VietJet,” tuturnya.

Maskapai Vietnam itu telah mengoperasikan 45 pesawat Airbus tipe A320 dan A321 dengan frekuensi penerbangan sekitar 350 penerbangan per hari. Maskapai juga telah mengangkut lebih dari 40 juta penumpang.

Setelah Indonesia, VietJet juga akan terus melebarkan sayapnya ke berbagai negara lain di Asia Pasifik. Hingga saat ini, VietJet telah membuka rute penerbangan ke Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, China, Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Kamboja.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik kedatangan VietJet. Dia berharap seluruh tahapan proses operasi dapat segera dirampungkan agar dapat mulai terbang pada Desember 2017.

“Namun, [rencana penerbangan perdana VietJet di Indonesia] bisa berubah apabila ternyata ada terdapat suatu ketidakcocokan. Tapi, kalau saya lihat VietJet ini bisa diterima di negara-negara lain, jadi kita patut berikan ruang bagi mereka,” ujarnya.

Menhub menegaskan pramugari VietJet tidak akan berbikini ketika melayani penumpang. Menurutnya, seragam pramugari harus sopan, sehingga dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, di mana mayoritas merupakan muslim.

VietJet memang dalam penerbangannya ke negara-negara lain diketahui menugaskan pramugari yang menggunakan pakaian ‘minimalis’ alias berbikini.

Tag : vietnam
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top